[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “Stuck in the Moment” – Part 2

EXOtic’s FICTION

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

“Stuck in the Moment”

jhndkcj

Title : Stuck In The Moment

Author : @hayfashaLia
Leghth : Chaptered
Main Cast : -Park Chanyeol
   -Park JiByung (OC)
Support Cast : Tiffany SNSD, Xi Luhan, Kai
Genre : Angst, Romance, Hurt
Rating : General

Stuck In The Moment

CHAPTER 2

Di malam itu, Jibyung duduk di kursi panjang di dekat sekolahnya. Suanana malam yang hening sangat Jibyung sukai.

“Mianhe Xi Luhan… aku tidak bisa menepati janjiku” tanpa ia sadari, butiran-butiran air mata jatuh dari matanya mengalir dipipi nya

Ia terus menerus mengingat Luhan. Sampai saat ini ia masih mencintai Luhan dengan tulus walaupun hubungan mereka saat ini hanyalah teman biasa.

“Luhan, aku berjanji akan terus mencintaimu dan kamu adalah pacar terakhir ku. setelah kau, tidak akan ada lagi pacarku selanjutnya” Luhan memegang erat tangan Jibyung dengan kehangatan yang diberikannya

“Gomawo chagi, saranghaeyo” Luhan mempererat genggaman tangannya pada Jibyung

Jibyung tidak bisa menahan tangisannya itu. Ia merasa bersalah pada Luhan, padahal Luhan sudah tidak mencintai nya sekarang.

“Kau belum pulang?” suara berat datang secara tiba-tiba di belakang Jibyung, Jibyung segera menghapus asal air mata nya

“Mau apa kau disini?” balas Jibyung , suara nya masih terdengar seperti orang yang habis nangis

“Apa kau habis menangis?” tanya Chanyeol pada Jibyung

“Ani, sudahlah aku ingin pulang sekarang” Jibyung bangkit dari posisi nya dan melangkah cepat menuju jalan pulang

Tanpa fikir panjang chanyeol segera menyusul Jibyung

“aku ingin beritahu padamu, jika di depan anak-anak sekolah.. tolonglah kau bersikap seperti hal nya pacar ku” Chanyeol berdiri tepat di depan Jibyung

“sebelumnya tidak ada perjanjian seperti itu!”

“tapi aku ingin kau melakukan itu, kumohon” Chanyeol terlihat sangat membutuhkan bantuan Jibyung

“sebenarnya, apa rencanamu menjadikan aku pacarmu? Kau ingin mempermalukan aku didepan semua siswa? Jika begitu, lakukan lah! Aku tau, kau sama sekali tidak mencintaiku… begitupun aku” seolah-olah Jibyung tau apa yang di rencanakan Chanyeol pada dirinya

“Karena aku mencintaimu” Chanyeol berkata penuh ekspresi serius nya, tapi Jibyung menganggap itu hanya lelucon. Ia kembali berjalan dengan cepat meninggalkan chanyeol

“aku tidak bercanda, aku benar-benar mencintaimu” chanyeol menahan tangan kanan Jibyung

“Lepaskan! Aku tidak punya banyak waktu untukmu” Jibyung mencoba melepaskan tangan chanyeol yang menempel di pergelangan tangannya

***

Apakah Chanyeol benar-benar mencintainya? Jibyung terus memikirkan kata-kata yang dilontarkan Chanyeol kemarin malam. Ia masing beranggapan bahwa chanyeol hanya bercanda

“Jibyung-ah, sedang apa kau disini?” seorang gadis berambut kecoklatan duduk disebelah Jibyung

“Fany-ah…. Cantik sekali kau hari ini”

“Geure? Gomawo” eye smile nya terukir cantik diwajah tiffany yang cantik “Jibyung-ah, coba kau lihat namja yang diberdiri di dekat pohon itu, tampan bukan?” tiffany menunjuk pada seorang namja tinggi yang berwajah oriental-west

“namja itu? Wae?”

“dia adalah namjachingu ku, namanya Kris” Tiffany dengan girang memberitahu tentang Kris pada Jibyung

“bukannya kau menyukai Chanyeol?”

“sedikit peluang ku untuk bisa berpacaran dengan Chanyeol, tapi… menurutku, Kris lebih tampan dari Chanyeol” wajah nya yang murung berubah senyum

“Oh iya….. selamat ya!” Tiffany menjulurkan tangannya ke Jibyung, wajah bingung Jibyung sudah bisa dibaca oleh Tiffany

“Kau.. berpacaran dengan Chanyeol kan? Aku yakin kamu pasti akan tertarik pada pesona Chanyeol, maaf telah mengidolakan namja mu”

Lagi-lagi tentang berita yang tersebar bahwa ia berpacaran dengan anak popular satu sekolah itu. Jibyung tidak bisa membantah kata-kata itu sesuai dengan yang di bilang oleh Chanyeol

SKIP

Koridor sekolah saat itu lumayan ramai. Jibyung berjalan sendiri di ramai nya suasana di koridor. Ia menyadari, beberapa anak disana sedang berbicara tentang dirinya

“hebat sekali anak itu ya” terdengar di telinga Jibyung ocehan siswi yang iri padanya

“aku iri pada anak itu, mantra apa yang ia gunakan”

“baru masuk saja sudah bisa memikat hati uri Chanyeol, sedangkan kita?”

Jibyung tidak menghiraukan apa yang dikatakan anak-anak itu. Tanpa rasa minder di dirinya, ia meneruskan jalannya.

Ia duduk di bangku kelas nya. di kelas nya saat itu hanya ada diri nya sendiri. Ia memakai kan headset di telinga nya, memutar beberapa lagu santai yang ia miliki di hape nya sambil menuliskan sesuatu di buku nya. ia melihat chanyeol datang memasuki kelas, tapi ia seperti tidak tau atau memang pura-pura tidak tau.

“Ini untuk mu” Chanyeol memberikan sapu tangan berwarna pink susu yang dihiasi corak berbentuk hati dipinggirannya, Jibyung melepaskan headset nya

“apa aku harus menerimanya?”

“iya, terimalah… anggap saja ini hadiah pertama ku sebagai pacarmu” Chanyeol menaruh hadiah nya di atas meja jibyung

Jibyung tersenyum remeh pada chanyeol

“Park Chanyeol~~~ aku tidak pernah menganggapmu sebagai pacarku”

“tidak masalah.. oke, ini kutinggalkan disini. Aku akan keluar dulu” Chanyeol keluar kelas, Jibyung menatap nya dengan sinis. Ia melirik ke sapu tangan yang diberikan chanyeol “untuk apa ia memberikan ku ini?” ia tidak mengambil sapu tangan itu, ia membiarkannya ada di atas meja nya

“seperti nya hubungan mu dengan gadis itu sudah diketahui seisi sekolah ya” baekhyun meneguk minuman rasa strawberry nya dan melanjutkan kalimat nya “dan… kau tau itu, siswi disini iri dengan Jibyung”

“aku tidak pedulikan itu” chanyeol menjawab komentar baekhyun dengan melahap burger nya

“Shutt…stt… chanyeol-ah. Itu jibyung” Baekhyun menepuk pundak chanyeol sebagai isyarat agar chanyeol mengatahui hal itu

Jibyung membawa nampan makanannya menuju salah satu meja di kantin. Chanyeol segera menghampiri Jibyung dan menyuruh nya agar satu meja dengannya dan baekhyun. Awal nya Jibyung menolak, tapi pada akhirnya karena ancaman chanyeol ia pun menerima tawaran lelaki tinggi itu

“kalian pasangan serasi ya” baekhyun mencoba menggoda Jibyung, jibyung melirik baekhyun sinis tanpa menghiraukannya

“hahaha…. Ya begitulah, kami memang pasangan serasi. Kami sudah jodoh” saut chanyeol

Jibyung mengerutkan dahinya kearah chanyeol. Jodoh? Apa maksud anak ini?

“sebenarnya….” Chanyeol berdehem sebelum melanjutkan kalimatnya “bukan pertama kalinya kita bertemu di sekolah ini. sebelumnya kita sudah bertemu di bis, waktu itu aku habis pulang dari rumah teman lama ku. dan tanpa disangka, aku bertemu jibyung disana”

“chanyeol-ah tidak salah kau naik bis? Bagaimana dengan mobil mu?” tanya baekhyun

“saat itu ada masalah dengan mobilku, jadi lebih baik aku memutuskan naik bis. Jadi bagaimana? Aku ini memang sudah di takdirkan dengan Jibyung bukan?” Chanyeol tersenyum miring pada Jibyung

“Kau kira hanya dengan kejadian itu kita berjodoh?” Jibyung tersenyum remeh pada chanyeol “aku bertemu orang yang sama setiap hari nya, apakah aku berjodoh pada mereka semua?… Aku duluan….” Raut wajah jibyung menampakkan bahwa dirinya kesal pada chanyeol, ia pergi dari baekhyun dan chanyeol

Baekhyun menoleh kearah chanyeol

“lihat saja Park Jibyung. Aku akan membuatmu mencintai ku” chanyeol berkata pelan, sepertinya ia benar-benar bertekad kuat untuk memperjuangkan cinta nya pada Jibyung

“wah wah wah…. Sepertinya chanyeol kita sedang jatuh cinta” ucap baekhyun

-SKIP-

“kita akan makan malam dengan siapa eomma?”

“dengan teman lamanya appa dan eomma, sekarang mereka sudah menikah dan mempunyai anak. Gara-gara kesibukan kerja, lama tidak bertemu mereka”

“Mr.Park Chunhee sudah datang, mari kita menyambut mereka” appa jibyung mengajak istri dan anaknya untuk menyambut kedatangan teman lama nya itu

Gaun blue ocean yang di pakai Jibyung terlihat pas di badan mungil Jibyung

“Jongseok…. Lama tidak bertemu, sudah 10 tahun lebih ya” Mr.Park Chunhee melepaskan kerinduannya pada Mr.Park Jongseok, appa nya Jibyung

“Han Ni, kau tetap cantik” begitu juga Mrs. Park Chunyoung pada istri dari Mr. Park Chunhee, eomma nya Jibyung

Jibyung memberikan senyum ramah nya pada kedua kerabat orangtua nya itu.

“anak mu manis sekali ya” puji Mrs. Park Han Ni

“Jongseok, Chyunyoung. Ini anak kami, Park Chanyeol” terlihat pria yang sedari tadi berdiri menunduk dibelakang kedua orang tua nya itu mengangkat kepala nya menghadap kedua wajah orang tua Jibyung, dan juga Jibyung

“Jibyung?” Chanyeol jelas kaget setelah melihat Jibyung dihadapannya

“kalian sudah saling kenal?” Mrs. Chunyoung terlihat bingung

“kami teman satu kelas” Jibyung menjawab dengan pelan

Mereka duduk di atas kursi di ruang makan. Obrolan hangat menyertai makan malam dua keluarga tersebut.

“ternyata anak kita satu sekolah ya” Mr. Park Jongseok masih saja membicarakan tentang Jibyung dan Chanyeol

“sama seperti kita dulu. Satu kelas dan akhirnya menikah seperti ini” Mrs. Han Ni menambahkan

“ahjussi-ahjuma. Eomma-appa. Kami ini juga berpacaran sekarang” tiba-tiba Chanyeol mengatakan hubungannya dengan Jibyung yang membuat para orangtua menganga tidak percaya, Jibyung juga kaget dengan omongan Chanyeol

“ahh.. hubungan kami tidak akan lama” timpal Jibyung di ikuti senyum palsu nya

“Jibyung memang suka begitu… itu salah satu cara nya mengekspresikan dirinya kalau ia mencintai ku. hahaha” chanyeol tidak kehilangan kata-kata untuk membantah kalimat yang di ucapkan Jibyung

“dasar anak remaja! Kami setuju dengan hubungan kalian..” Mr. Chunhee tertawa kecil

Tentu saja ekspresi wajah Jibyung dan Chanyeol berbeda

===

Chanyeol terus mencari Jibyung di sekitar sekolah tapi ia tidak menemukannya. Akhirnya chanyeol menemukan Jibyung yang sedang sibuk dengan handphone nya di tepi lapangan basket sekolah.

“Jibyung-ah” Chanyeol mendekat ke Jibyung, Jibyung menatap malas Chanyeol dan kembali focus ke hape nya

“ini milikmu kan? Sepertinya kau lupa membawa nya” Chanyeol memberikan buku bersampul bunga matahari

“dimana kau menemukannya?” Jibyung segera mengambil buku tersebut dari tangan chanyeol

“di bawah meja mu” jawab chanyeol singkat

“Ngg… Xi Luhan itu siapa?” tanpa basa basi chanyeol menanyakan tentang nama yang tertulis di belakang buku tadi, ditulis didalam bentuk hati. fikir Chanyeol, Xi Luhan adalah orang yang berarti bagi Jibyung

Jibyung sempat berfikir kalau Chanyeol melihat tulisan nya di buku ini.

“itu bukan urusan mu” Jibyung beranjak pergi meninggalkan chanyeol, sedangkan chanyeol masih terus memikirkan tentang Xi Luhan

Jibyung berniat menuju kelas saat itu. Langkah nya terhenti saat melihat pria yang tidak asing dihadapannya.

“ternyata kau juga disini” namja itu berjalan pelan memutari Jibyung

“Kai? Kau disini?” ucap Jibyung terbata-bata melihat teman di SMA dulu nya itu

“ya begitulah. Aku pergi ke jepang saat kelas 10, hanya 2 bulan dan kembali ke korea. tapi aku fikir aku tidak ingin lagi kembali ke sekolah itu” Kai tersenyum remeh “bagaimana dengan mu? kau tidak bersama Luhan brengsek itu? Apa kau memilih disini bersama ku?” lanjut Kai

“ada suatu alasan yang membuat aku pindah sekolah” jawab Jibyung dingin

“aku dengar… hubunganmu dan Luhan sudah tidak ada ya?” Kai menyentuh lengan kanan Jibyung dengan senyum nakal nya

“Jangan sentuh aku!” Jibyung mencoba melepaskan tangan Kai yang menempel di lengannya

Sedari dulu kai memang menyukai Jibyung. Tapi.. cinta Jibyung saat itu hanya untuk Luhan, bahkan kelihatannya sekarang pun Jibyung masih hanya mencintai Luhan.

“Jangan sentuh dia!” suara berat berasal dari belakang mereka, membuat kedua nya dari mereka menoleh ke belakang

“ckck” Kai tekekeh melihat chanyeol ada di belakang mereka

“wahh Park Chanyeol. mau apa? Apa urusanmu?” tampang kai memperlihatkan bahwa ia menantang chanyeol

“jangan macam-macam dengan dia” balas Chanyeol

“itu terserah ku, kau ini siapa nya Jibyung?” Kai berjalan perlahan mendekat ke Chanyeol

“dia pacarku! Mau apa kau?” Chanyeol merangkul Jibyung dengan paksa, kali ini Jibyung tidak berontak agar chanyeol melepaskan rangkulannya

“Park Jibyung…. Selalu saja berpacaran dengan anak popular di sekolah, tidak kah kau bosan? Sama saja seperti dulu” Kai tersenyum remeh melihat Jibyung dan Chanyeol

“baik… aku tidak akan mengganggu kalian” Kai akhirnya berjalan pergi meninggalkan Jibyung dan Chanyeol dengan senyum remeh nya

“sudah cukup! Aku ini bukan pacarmu!” Jibyung menggerakan badannya agar terlepas dari rangkulan chanyeol dan pergi meninggalkan Chanyeol, chanyeol hanya tersenyum simpul melihat perlakuan Jibyung terhadapnya

Jibyung melanjutkan langkah nya menuju kelas. Dengan tiba-tiba Tiffany datang memeluk tubuh Jibyung dengan air mata yang keluar dari mata nya.

“Fany-ah? Fany…. Wae?” Jibyung memegang kedua bahu Tiffany dan berusaha menenangkan Tiffany

“Kris…. Aku dan Kris… Putus” isak tiffany masih menangis

“mwo? Kenapa bisa?”

“Kris lebih memilih Jessica adik kelas kita dari pada aku, dia bilang, Jessica jauh lebih menarik dari pada aku” Tiffany kembali memeluk Jibyung dan tangis nya malah lebih kencang

“sudahlah…. Aku yakin kamu bisa dapat namja yang lebih baik dari Kris. Korea ini luas tiff, begitulah tingkah namja di dunia ini” Jibyung membalas pelukan tiffany

“gomawo Jibyung-ah… aku akan membalas perbuatan Kris” tiffany menghapus air mata nya, Jibyung tersenyum melihat semangat tiffany sahabatnya

Secara tiba-tiba Jibyung mengingat ketika Luhan memutuskannya demi sahabat nya, Kai. Padahal Kai sudah tidak menganggap Luhan adalah seorang yang pernah menjadi sahabat karib nya.

~~TBC~~

Comment dan Kritik nya ya, maaf kalau lama kelanjutannya

***

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW @ADOREXONLY for the lastest update about EXO

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY @hayfashaLia, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: , ,

One thought on “[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “Stuck in the Moment” – Part 2

  1. prenges September 4, 2013 at 2:59 PM Reply

    Ahhh Kris playboy nihhhh.
    Percaya nya Chanyeol tinggi bangetttttt…..kekekeke

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: