[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “Fortune” – Part 3

EXOtic’s FICTION

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

“Fortune”

hgfdh

 

 

Title : [EXOFF] – [Fortune] viNix – SM Entertainment’s New Girl group (Chapter 2)

Author : Indriasari

Cast: Kai – EXO K and for other character you could be find by yourself Length: Chaptered / Series

Genre: Romance Comedy (maybe)  Rating: PG-13
NO silent reader and Plagiarize please. DO NOT take ideas/plagiarize, dialogues and others from our story. Comments are very welcome.

 

—-

Tahun pertama di 2014. Aku dan viNix menjadi salah satu bintang tamu di sebuah Konser di Korea. EXO , SHINEe dan Super Junior juga tak luput dari Konser itu. Girls Generation yang sedang berada di New York tidak bisa hadir karna Konser amal bersama f(x) dan TVXQ. Januari di tandai dengan musim semi dengan aroma pinus dan bunga bermekaran. Kami menikmati tahun baru di sebuah Konser besar dan dua hari yang lalu keluarga ku resmi berangkat Umroh. Sempat ingin ikut, Tapi jadwal yang padat mengurungkan niat ku.

“Happy New Year” Kai tiba tiba sudah ada disamping ku. Di Ending Konser ini semua Artis yang ada mengibarkan bendera kecil Korea. Aku tersenyum dan berbisik selamat tahun baru padanya.

“saranghae”

“na do”

 

—-

 

 

12 belas hari kedepan – Do Kyungsoo , Umma ku berulang tahun. Dua hari setelahnya Kai – Pria ku genap di usianya yang ke 20 tahun. Rupanya dia makin tua. Aku masih 16 dan dia sudah menginjak usia remaja akhir di bulan ini.

Persiapan untuk yang ku perioritaskan adalah Ibu kedua ku terlebih dahulu. Do Kyungsoo lebih nomor satu daripada Kim Jongin. Aku berencana memesan Cheese Cake dengan cream Blueberry. Setidaknya ambil aman dengan tidak memberinya kue coklat. Aku yang notabennya tidak terlalu suka manis – atau coklat , bisa aman jika disuruh memakan kuenya.

“Mih gimana? Kedutaan udah urus pindah kewarganegaraan kita?”

“kata Mba Nita dua hari ke depan prosesnya selesai. Gimana soal Bunda mu? udah setuju?”

“kalau ga setuju , dari awal aku gak bakal urus kepindahan kewarganegaraan sampai repot repot begini kan?”

“ya tapi kan awalnya di tolak mentah mentah oleh keluarga”

“untungnya aja Ayah jauh berpihak di belakang ku, Akhirnya Bunda luluh”

“Syukur deh”

 

 

 

Selesai dari jadwal Fansign , viNix kembali ke Korea. Benar sekali, aku berada di luar Negeri. Thailand menyediakan beberapa event yang harus kami – berduabelas kunjungi, setelah itu kembali pada perioritas awal melayani Fans di pusat kota.

Badan ku remuk saat sudah berada di dalam pesawat. Hanna masih menjalani serangkaian suntiik Vitamin dengan Dokter Jung , sedangkan member yang lain tidur lelap memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Aku masih dipusingkan dengan semakin dekatnya hari ulang tahun D.O Umma dan Kai. Bukan keduanya yang membuat ku pusing. Tapi kado untuk mereka lah yang membuat ku bingung setengah mati.

Baju atau benda seperti jam atau aksesoris pasti mereka telah lengkap dengan koleksinya masing masing. Sempat terpikir untuk memberi Kai pakaian dalam dan sehelai kaus dalam. Tapi tidak mungkin, aku bisa habis dimakannya jika melihat kado konyol macam itu.

Mata ku melihat kesegala arah. Hanna sudah selesai dengan urusannya. Dia duduk disebelah ku dan aku hendak ingin bertanya hal apa yang disukai laki laki pada saat hari ulangtahunnya.

“Mih..”

“Nde?”

“kado yang bagus buat laki laki apaan ya?”

“kasih Kyungsoo Oppa mic berlapiskan emas putih , untuk pacar mu berikan saja sapu tangan dengan bordir nama mu dan dia. Cukup romantic untuk ukuran Kai yang sedikit banyak tidak tau arti dan kesan Romance sesungguhnya.”

“masa iya aku kasih Kyungsoo Umma emas , sedangkan pacar ku sendiri hanya sehelai sapu tangan dengan bordir nama ku dan dia?! Apa itu adil?”

“adil untuk ku, dan tidak untuk pacar mu”

“astaga..”

 

 

 

 

—–

 

 

 

 

 

Pergantian kewarganegaraan ku dan Hanna resmi rampung hari ini. Tepat tanggal 5 Januari kami berdua resmi sebagai warga Negara Korea. Nama ku menjadi sah dimata hukum. Pergantian nama yang sebelumnya sudah dibicarakan tetap membawa ku pada nama Lee Jisoo. Hari ini hadiah yang akan ku berikan pada Kyungsoo dan Kai sudah bisa diambil.

Rencana memberikan microphone berlapis emas dan sapu tangan adalah hal buruk yang pernah terpikir. Aku dan Hanna mendesign sebuah gelang perak dan kaus merk Calvin di salah satu butik kenamaan. Sempat pusing memikirkan alasan yang tepat setiap harinya – maksud ku pergi hanya dengan Hanna setelah jadwal kami rampung selesai , tanpa Kai selama seminggu belakangan.

Kyungsoo Umma juga menanyakan ku pada Kris berulang ulang, tentunya pada Ahra Eonnie juga. Kelakuan ku tak di duga duga rupanya. Aku bilang , aku sedang marah pada kedua orang itu, kepala Kai hampir pecah dan putus asa memikirkan apa kesalahannya. Terlebih pesan singkat yang ku kirimkan padanya untuk segera mengakhiri hubungan ini. Aku tertawa geli saat Kris – si dalang permainan ini menyusun semua skenarionya.

“terimakasih”

Aku mengambil bag paper yang diberikan salah satu kariyawan di butik tersebut.

“Eonnie”

“..Felix bilang , kita butuh Kimchi malam ini dan beberapa daging” sambung ku.

“anak itu terlalu banyak makan belakangan ini”

“masa pertumbuhan”

Aku tertawa dengan Dasom Eonnie – atau Jane. Kami berjalan di sekitar trotoar, tentu dengan salah satu asisten dan bermacam macam lampu Blitz meninjau setiap langkah kami. Subway yang kami tunggu datang , dan kami pun masuk kedalamnya.

 

 

—-

 

Gedung SM. Aku latihan penuh untuk jadwal Comeback viNix yang akan di jadwalkan akhir November. Mini album dengan mini Showcase sudah selesai selama tiga bulan belakangan, dan sambutannya begitu menakjubkan. Fans – penggemar kami yang mayoritas laki laki ketara sekali saat Fansign di beberapa tempat. Ada orang Indonesia juga yang ternyata rela ke Korea untuk bertemu dengan ku. Tidak hanya laki laki, tapi juga wanita remaja atau ABG juga tak luput dari kerumunan riuh itu.

 

“ku dengar , kau dan Jongin berakhir?”

“hemm”

Menanggapi Taemin yang super kepo butuh tenaga kuat dengan Acting ku yang dibuat buat ini. Lagi lagi kaki ku bermasalah.

“ARGHH”

“aih terkilir lagi? Hobi tak lazim ini kenapa selalu kau lakukan ha?”

“cepat tolong aku , babo!”

“hishh”

Taemin menggendong ku ke ruang kesehatan. Sempat saat berbelok ke salah satu lorong, ku lihat ekor mata Kai tertuju pada ku dan Taemin. Dia seperti ingn bicara tapi ku bilang pada Taemin untuk cepat cepat kabur darinya.

“memar lagi?”

“kau harus hati hati dengan tulang kaki mu ini, sejak awal Training sampai sekarang kenapa kau benar benar hobi membuat bagian ini biru padam!”

Dokter Gong memarahi ku. Taemin juga sempat ikut menghakimi ku, Akhirnya setelah di balut dengan perban dan serangkaian pengobatan ringan aku pun dibawa kembali ke ruang Practice Dance.

 

 

 

—-

 

 

 

12 January. Kyungsoo Umma tidur nyenyak di sebelah Kai. Lengkap dengan semua member EXO dan bebrapa member viNix berkumpul riuh di kamar tak cukup luas ini. Kyungsoo Umma sedikit menggeliat. Tapi Kai yang bangun duluan, tentu saja aku harus menghindari tatapan Kai yang langsung ambil posisi di sebelah Chanyeol Oppa. Pura pura tidak peduli siapa yang menatap ku di sana. Maafkan aku , tapi ini akan bahagia pada akhirnya, Kai.

“SAENGIL CHUKHA HAMIDAAA~”

Kyungsoo Umma langsung bangun dan terlihat bingung pada awalnya. Ia tersenyum dan pasti kehilangan kedua matanya. Aku duduk di atas ranjangnya sambil berhadan dengan Cheese Cake yang sudah ku beri beberapa lilin.

“aku tidak marah pada mu Umma. Maafkan aku ya” aku mencium keningnya. Ia tersenyum lebar lagi dan setelah itu di tengah tengah suara nyanyian ia berdoa lalu meniup lilinnya. Memotong sedikit suapan , lalu potongan yang pertama adalah untuk ku. Kami berpelukan dan saling perang krim keju. Sedangkan Kai masih memperhatikan ku.

 

 

Acara usai. Aku hendak pergi karna jam tepat pada pukl 2 pagi. Lengan ku tertahan saat hendak keluar dari Dorm EXO.

“aku ingin bicara”

“kita berakhir, apa lagi yang harus dibicarakan?”

Kai mencengkram lengan ku. Beberapa pasang mata muncul dekat dapur , aku tau itu member yang lain.

“apa salah ku?”

“pikir lah sendiri”

“aku benar benar bingung kenapa kau malah meminta hubungan kita berakhir? Aku salah apa pun kau tak bilang sedikit pun! Sebenarnya permainan macam apa ini ha?”

Nada bicara yang mulai tinggi itu membuat ku ingin sekali tertawa. Tapi dalam Acting ini aku benar benar butuh extra tahan walau sebenarnya aku ingin sekali meledak.

“aku lelah, lepaskan tangan ku”

“chagiya..”

“Anyeong Kai-ssi”

 

Cengkraman itu lepas dan cepat cepat keluar dari sana. Aku tertawa sepanjang Lift membawa ku ke lantai Dorm ku. Kris menelpon ku dan benar , dia juga ikut tertawa. Aku tak tau apa reaksinya jika tau ini hanya rekayasa.

 

 

 

—–

 

 

 

14 january , pukul 12.01 waktu Korea. Pria kesayangan ku itu masih setia tidur di depan Tv sehabis bermain Game dengan Sehun. Cara ku mengendap endap membuatnya tak sedikit pun terusik. Aku duduk dan mengelus elus rambutnya. Ia membuka matanya perlahan. Melihat ku yang bercahayakan lilin kue yang telah siap di tangan ku, ia cukup bingung dengan keadaan sekitarnya.

“ahh aku mau menangis” ia menutupi mukanya dengan bantal.

“chagiya..” aku mengusiknya dan ia duduk bersila di hadapan ku.

“Kris dalangnya”

“kekasih mu yang punya idenya”

“kalian berdua benar benar membuat ku patah hati berhari hari , sialan!”

“cepat buat permintaan dan tiup lilinnya”

Kesebelas member EXO menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya. Ia tersenyum sambil menangis. Aku benar benar punya laki laki yang sangat cengeng.

“kau menyiksa ku selama ini, tega sekali”

“karna aku sayang pada mu, itu alasan k uterus menyiksa mu”

“cium dia Jisoo-ya , kau tau Pria ‘mu itu menahan berhari hari hanya karna melihat bibir mu” Chanyeol Oppa mendorong dorong ku untuk mencium Kai. Sorak sorai menggoda itu membuat Kai yang malah mencium ku. Blitz kamera ponsel tepat menerpa kami saat hal itu terjadi. Kai merengut kesal saat para member mencolekinya dengan krim keju.

 

 

 

 

 

 

—-

 

 

Pukul 4 pagi. Aku dan Manager Kim diboyong ke Gedung SM. Melihat Manager Kim yang lelah membuat ku menawarkan diri untuk menyetir bergantian dengannya. Sejauh ini Seoul masih begitu sepi, sampai akhirnya sinar silau membuat ku berteriak dan gelap seketika.

 

 

 

 

—-

 

 

 

 

Kai POV

 

 

Tangannya patah dan dia masih bilang baik baik saja. Ibunya hari ini datang dengan Ayah dan tentu kedua adiknya. Ia masih berada dalam pemeriksaan Dokter. Kakinya yang terjepit membuat sebuah tindakan Operasi kecil harus dilakukan. viNix tampil tanpa kehadirannya , hanya 11 member. Setelah selesai pemeriksaan , aku cepat cepat masuk ke dalam.

“jangan berlebihan Kai”

“panggil aku Oppa”

“baiklah, Oppa”

“mana yang sakit?”

“sudah ku bilang aku baik baik saja”

“kaki mu di Operasi dan tangan mu patah masih bisa bilang baik baik saja?”

“aku lebih takut jarum suntik daripada pisau bedah”

“aihh.. kau ini..”

“aku baik baik saja, jangan berlebihan”

“keluarga mu datang sore ini”

“aku tau itu”

“istirahat lah, kau butuh banyak istirahat”

“siap bos”

 

 

Selimut itu menutupi sebagian tubuhnya. Setelah obat obatan masuk kedalam kerongkongannya, ia terlelap akibat obat tidur yang berasal dari efek obat obatannya. Ku tutup pintunya perlahan, awak media banyak berkerumunan di depan lobi rumah sakit. Aku hanya bilang sedang menjenguk, dan mereka percaya karna aku tak sendirian. Kyungsoo Hyung juga datang bersama ku dan wartawan itu percaya kami hanya sekedar menjenguk.

 

 

 

—-

 

Kami pergi ke Jepang siang ini. Sebuah mini Konser di lakukan disana. Bukan Boyband atau Girlband SM saja yang hadir disana, tapi dari YG dan beberapa agency lain ikut serta. Sebuah kado terbesar yang Jisoo berikan pada ku. tepat dihari ini ia kecelakaan setelah memberi kejutan untuk ku dini hari tadi. Tangan patah dan sempat kritis saat Operasi. Membuat jantung ku hampir copot. Kado yang benar benar membuat ku ingin cepat cepat mati.

“adik ku adalah wanita yang kuat. Ada Gen laki laki di tubuhnya, tenang saja” Kris Hyung menepuk nepuk pundak ku. Dia memang benar benar kakak yang baik untuk Jisoo. Ingat sekali saat ia bilang pada Jisoo bahwa dia menyukainya, tapi kenyataannya Jisoo telah menjadi milik ku. Keputusan untuk beradik kaka dengan Jisoo adalah jalan tengah dari semuanya. Sempat khawatir juga kalau Jisoo – yang notabennya serakah Namja , akan menduakan ku dengan Hyung ku sendiri. Tidak bisa dibayangkan bagaimana jadinya.

 

“EXO Ready?”

“ye”

 

Kami tampil. Setelah beberapa kejutan kejutan kecil yang dibuat Fans sebagai kejutan untuk hari ulangtahun ku, kami selasai. Penerbangan menuju Korea di tunda beberapa jam akibat kesalahan Teknis. Jisoo berkirim Email dengan ku selama masa masa menunggu ini.

Ayah bilang , dia menyukai mu. Dia ingin bicara dengan mu, tapi kau harus berusaha menggunakan Gramer yang baik untuk berkomunikasi dengannya

 

Aku tersenyum. Bisa bisanya dia mengetik dengan tangan Kiri. Aku yakin , ini adalah tangan asisten atau entah siapa. Tidak mungkin tangan kirinya bisa digunakan. Secara Infusan bertengger di pembuluh darahnya.

 

Hyung ku sudah tau bagaimana kemampuan ku dalam bicara Bahasa Inggris. Bukan jelek melainkan Buruk haha

 

Dasar BABO! Haha

 

Pesan singkat selanjutnya membuat ku ingin menjitak kepalanya. Benar benar menyebalkan punya wanita unik sepertinya.

 

 

 

—-

 

 

 

 

Indri POV

 

 

 

 

 

Ayah , Bunda , Hafidz , dan Mutiya sudah diantar pulang Mba Nita ke Hotel mereka menginap. Aku ditemani Felix yang baru pulang sehabis siaran dan hadir di beberapa reality show , asik dengan lelucon konyol yang ia buat.

 

“Joe , Taemin itu seperti apa?”

“laki laki , berkepribadian buruk, menyebalkan..”

“bukan itu maksud ku”

Aku tertawa garing. Felix memang benar benar jatuh cinta rupanya. Ku kira rumor yang beredar di Dorm hanya bualan dan godaan semata, tapi nyatanya dia benar benar sedang tertarik pada Coach Dance menyebalkan itu.

“dia baik , sama pada pria pada umumnya. Hanya saja , agak sedikit menyebalkan”

“oh begitu. Hmm.. kau pernah mmendengarnya bicara soal wanita?”

“kau menyukai Taemin ya?” aku menggodanya.

“hanya kagum saja, tak lebih dan tak kurang”

“terserah saja. Aku tidak pernah mendengar soal wanita dari pria menyebalkan itu. ia lebih sering mengejek Kai di depan ku daripada bicara soal bagaimana tipe wanita yang ia sukai”

“ah begitu.”

“yak”

“nde?”

“kau suka padanya, jangan mengelak lagi Felix Kwon!”

“berhenti bicara Lee Jisoo! Sebelah tangan mu bisa ku patahkan lebih mengenaskan daripada patah tulang di lengan kanan mu!”

“aih aku takut sekali..”

 

 

 

——

 

 

 

Sekitar 4 hari dirawat dan sekarang akhirnya Joe viNix kembali ke rumah tercinta. Rindu dengan bantal di kamar. Stick PS di ruang Tv. Sexsovon ku tercinta. Dan masakan Jane Eonnie yang enak bukan main. Hanna mendorong Kursi Roda yang sebenarnya aku tak terlalu butuh. Manager Kim yang hanya luka ringan , menyuruh pihak rumah sakit untuk sediakan satu kursi roda untuk ku. Sempat protes, tapi kepala batu Manager viNix memang lebih keras daripada batu kali. Aku mengalah.

 

“welcome Home chagiya..”

“kau? Kenapa disini?”

“Welcome Home Dude..” Kris muncul dari balik Kai.

“eh? Kris?”

“Selamat datang anak ku~”

“Umma?”

Kyungsoo Umma muncul terakhir. Alis ku tertaut melihat mereka bertiga tiba tiba berada di kamar ku. Kai , Kris , dan Kyungsoo Umma membuat penyambutan kecil kedatangan ku kembali ke Dorm.

“aku bisa jalan sendiri Umma~”

“kaki mu belum pulih..”

“aih macam Ibu Ibu sekali Do Kyungsoo ini”

“sopan sedikit Joe!”

“ampun Kris -_-“

TBC

***

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW @ADOREXONLY for the lastest update about EXO

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY Indriasari, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: , ,

2 thoughts on “[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “Fortune” – Part 3

  1. Aoqy July 23, 2013 at 5:08 PM Reply

    hye,
    bagus kandungan dan isinya bagus sekali untuk di baca.

    Thanks for share

    Many thanks.

  2. skylo July 24, 2013 at 10:19 AM Reply

    aku suka fanfiction mu thor kereen !! tetep lanjut yah maaf bru bisa komen disini hehe ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: