[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “Fortune” – Part 2

EXOtic’s FICTION

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

“Fortune”

hgfdh

Title : [EXOFF] – [Fortune] viNix – SM Entertainment’s New Girl group (Chapter 2)

Author : Indriasari

Cast: Kai – EXO K and for other character you could be find by yourself Length: Chaptered / Series

Genre: Romance Comedy (maybe)  Rating: PG-13
NO silent reader and Plagiarize please. DO NOT take ideas/plagiarize, dialogues and others from our story. Comments are very welcome.

 

—-

 

 

 

“BAEKHYUN!!”

“YAKK, FILMNYA HAMPIR HABISS”

“YAK HYUNG!!”

“aku pulang~”

Kaki ku masuk setelah melepas sepatu dan menaruhnya di rak. Mereka – Baekhyun dan Sehun berebut remote Tv karna Film masing masing. Aku tau Hyung ku itu tidak akan mudah mengalah dari Magnae Sehun. Ku lihat Suho Hyung mulai menengahi. Chanyeol Hyung menghampiri ku yang sedang duduk di Balkon. Dua buah cangkir Teh Hijau ia letakan di atas meja kecil dekat dengan Pot besar tanaman.

“bagaimana?”

“aku memang menyukainya, tapi sepertinya Kris Hyung memenuhi isi kepalanya”

“sudah ku bilang jujur padanya. Atau cobalah merayunya”

“kau tau, aku bukan diri mu yang pandai merangkai kata kata manis. Aku bukan mesin penakluk wanita yang sekejap mata mendapatkan ribuan wanita dalam sekali kedipan mata , Hyung”

“kau benar benar payah Kim Jongin”

“sini ku beritahu sesuatu, aku akan mengajari mu beberapa hal untuk mendapatkan wanita dengan cepat…begini awalnya…”

 

 

 

 

———

 

 

 

Indri POV

 

 

 

Seminggu sebelum Debut. Latihan ku semakin di perpadat. Sempat beberapa hari yang lalu beberapa member viNix dirawat di rumah sakit akibat Dehidrasi. Aku juga sempat di suntik Vitamin berkali kali dalam seminggu ini. Hanna dengan beberapa member viNix akan menjalani perawatan tubuh pagi ini. Tentu saja aku pun luput dari kegiatan itu. Manager Kim – atau Nona Kim akulah yang akan banyak di permak. Sedikit banyak aku bergidik saat Kai bilang pada ku disebuah pesan singkat soal Laser menyekitkan yang akan dipakai untuk membuat wajah ku semulus mulusnya.

Rumah sakit. Kami cake up kesehatan terlebih dahulu, setelah itu baru menjalani perawatan. Manager Kim bilang aku akan berada dalam posisi Face Of The Group. Aku kepalang mendapatkan posisi tersebut. Banyak sekali yang akan dibenahi disini.

“tanda lahir di pipi kanan mu akan dihilagkan , dan tentunya semua bercak hitam dan bekas luka akan hilang. Ini akan sedikit sakit, tapi apakah ada satu yang tidak ingin kau hilangkan?” sang Dokter Kecantikan itu menjelaskan serinci mungkin program kerjanya pada ku.

“tanda yang ada di paha ku jangan sampai hilang, itu satu satunya yang harus bertahan”

“baiklah”

“dan ku mohon , nyawa ku juga jangan sampai hilang”

“kau lucu sekali Nona Lee”

Satu demi satu sengatan mirip setrika itu menyentuh perukaan kulit ku. Perih, panas, dan sakit tentunya. Aku mencengra lengan ku sendiri. Sejam berlalu , dan si Dokter baru menyelesaikan hanya di wajah ku, setelah itu ku lihat ia beralih pada kaki ku dan juga tangan ku.

Berjam jam sengatan menyebalkan itu menggerogoti sekujur tubuh ku, dan kini suntikan yang sangat ku benci harus menusuk nusuk beberapa titik muka dan badan lainnya. Aku sempat melihat wajah ku di Cermin untuk melihat hasilnya. Memang masih kelihatan merah merah, tapi terbukti wajah ku memang kinclong tanpa noda. Dokter kecantikan ini  benar benar pesulap handal.

 

 

“aku coklat muda seperti Ice Cream Latte. Ini benar aku?”

“ini kau Jisooya. Kau benar benar cantik” Ahra Eonnie memuji ku. dia juga sama cantiknya. Terlihat lebih putih dan sangat mulus bagai member SNSD.

“sekarang rambut mu” Manager Kim memberi komando.

“kau yang terakhir Joe”

“ah mimpi buruk”

 

Kami masuk ke salah satu salon. Manager Kim bicara pada salah satu Hairstyle , dan sepertinya merencanakan sesuatu. Aku tau ini benar benar akan berujung panjang. Aku diboyong ke salah satu kursi salon yang di depannya dihadapkan pada cermin berukuran besar.

“rambut mu akan di warnai, kau suka warna Ungu dengan Silver?”

“MWO?!”

“JANGAN PROTES” Manager Kim memperingati ku. Awalnya rambut ku di tambah, atau bisa dibilang disambung sampai tebal sekali. Setelah itu proses pemotongan. Di buat semenarik mungkin gayanya, dan setelah selesai , mulailah Nona Jung – si Hairstylist itu mewarnai rambut ku. aku nampak seperti kucing yang habis terceber di selokan. Lepek dan basah. Ponsel ku berbunyi.

Bagaimana permak tubuhnya? Aku lelah sekali setelah tampil di Hongkong 😦

Pesan singkat dari Kai. Ku balas sebisanya saja. Karna jika aku bergerak sedikit saja, tarikan kencang ang membuat ngilu akan ku dapatkan tanpa tanggung tanggung.

Aku coklat muda bagai Ice Cream Latte , kau akan terkejut melihat ku. Aku benar benar mulus seperti mobil ferari baru, dan nampak begitu ramping seperti gitar spanyol 😀 . ah kau di Hongkong? Bagaimana dengan Kris Oppa? Apa dia juga bersama mu?

Lama sekali Kai membalas pesan ku. Mungkin dia memiliki kesibukan yang lebih penting daripada meladeni pesan ku.

“bagaimana?”

“ha? Astagaa rambut ku.. Manager Kim Kau..” aku kaget bukan main.

Jika ada kata lebih menakjubkan dari Awesome, aku akan pakai itu untuk menilai SM. Aku puas dengan model rambut ini, aku nampak seperti Inuyasa. Aku bercanda , aku terlihat menakjubkan untuk model rambut ini. Walau berkacamata.

“oh iya, satu lagi. Kau akan di Lasik setelah ini.”

“ha? Masih ada lagi?”

 

 

—-

 

 

Mata ku normal kembali. Sempat aku bilang pada Ayah tentang semua perbuatan Manager Kim padaku hari ini. Ayah dan Bunda memuja ku berkali kali , katanya aku sempurna. Aku harap juga begitu, tapi sepertinya rambut ini nampak seperti gulali di pasar malam. Aku jadi pesimis dan tidak percaya diri.

“gimana Ndri? Kinclong kan?” Hanna merangkul ku.

“banget. Mih kerenn deh rambut kamu”

Aku bicara bahasa Indonesia saja. Lelah sekali lidah ini untuk bicara bahasa Korea sepajang masa Training ku. Ku pegang rambut Hanna, halus sekali dan warnanya membuat ku ingin. Warna Hitam dengan biru es. Aku iri padanya.

“kamu juga bagus, cocok ko”

“ah semoga saja”

 

 

 

 

—–

 

 

 

 

 

Ku tuntut kau Kim Jongin. Dimana kau? Kau sudah janji pada ku! sekarang hari ketiga sebelum viNix debut. Kau harus menepati janji mu.

 

Pesan singkat itu ku kirim langsung pada nomor Ponselnya. Sekarang aku tengah berlatih untuk persiapan Dance Battle. Taemin duduk diam memperhatikan ku. Seminggu lalu Kai mengajari ku Ballet dan itu benar menyiksa ku. Untuk kesekian kalinya aku menangis karna putus asa. Hanna sampai harus mendorong ku berulang ulang untuk bisa melakukan Split. Aku kesakitan dua hari karna itu. dan akhirnya aku bisa.

“Anyeonghaseo” beberapa suara khas Pria terdengar di gendang telinga ku. aku terlalu lelah untuk melihat siapa yang datang. Dari kaca terlihat Kai masuk, dan beberapa Pria dengan topi hitam di setiap kepalanya.

“Jisoo”

“ah ye, ada apa?”

“ku tepati janji ku”

Aku berbalik , dan betapa girangnya aku saat mereka – ber duabelas membuka topinya. Kris. Iya itu Kris. Itu Sehun. Dan di ujung sana Do Kyungsoo. Aku hampir berteriak melihat merkea lengkap begini. Ku hampiri Kai. Ku peluk dia erat.

“terimakasih, terimakshih banyak” aku berbisik dan tersenyum, setelah itu ku lepaskan pelukan ku.

“Anyeonghaseo , nama ku Jisoo.” Aku membungkuk dan diikuti mereka yang memperkenalkan diri masing masing. Kris tampan sekali, kemeja putih pendek dengan list corak dan celana panjang. Aku begitu terpana.

“ku dengar kau menyukai ku?” Kris menghampiri ku diikuti suara siulan jahil para member EXO lainnya.

“ah, i-iya”

“boleh ku peluk?”

“ha?”

Lewat dari komnado ku , Kris malah memeluk ku. Aku bahagia bukan main rasanya. Kami pun mulai berfoto, satu demi satu member berfoto dengan ku. Sesaat aku terbiasa dengannya. Ku pinta ia untuk menyapa teman ku yang masih ada di Indonesia. Ka Pitty pasti histeris berat saat melihat siapa yang ada di samping ku saat ini.

“NEMOO!!!” aku berteriak saat sambungan Skype itu terhubung.

“D.OOOO”

“nemo, tau gak siapa yang ada sama aku?” ku gunakan bahasa Indonesia.

“siapa?”

Aku memberi kode pada Kris. Dan dia menghampiri ku. Ka Pitty benar benar histeris saat wajah Kris muncul di layar Ponsel ku. Kris bicara dnegan bahasa inggris dan obrolan kecil tercipta. Aku memberi kode pada Kris. Sesuai rencanya.

“Nemo liat ini”

CUP

Kris mencium pipi ku. Ka Pitty benar benar teriak saat hal itu terjadi. Sekali lagi , dan tragedy muncul. Saat Kris mencium ku , Chanyeol Oppa iseng memanggil ku dan jadilah bibir ku tertempel sempur pada bibir Kris. Ka Pitty makin Histeris , sedangkan aku malu sekali.

 

 

—-

“Oppa” aku menghampiri Kyungsoo Oppa. Ku pegang kedua tangannya dan dia tersenyum lebar. Taemin riuh dengan siulan siulan jahilnya. Aku ingin menunjukan sesuatu padanya.

“Listen…”

Could there be a possibility

Im trying to say whats’up…..

“They say we’re to young for Love… But Im catching feelings”

Kyungsoo Oppa berkali kali tersenyum lebar dan berjingkrak sambil mengajak ku bersenandung kecil. Aku bahagia sekali kenyataan ini telah ku capai sampai sejauh ini. tak kusangak begitu menyukainya ia dengan suara ku yang pas pasan ini. ia memeluk ku dan bilang padaku bahwa suara ku bagus, dan ia suka.

“kau hebat, panggil aku Umma”

“haha, ah ye Umma” aku hormat dan ia kembali tersenyum lebar.

Hari ini benar benar tak akan terliupakan. Tidak akan pernah terlupakan. Akan ku catat di dasar otak ku untuk kenang ini selalu.

 

 

 

—–

 

Kai POV

 

 

21 Agustus 2013 waktu Korea. Wanita yang ku sukai itu membuat ku patah hati tiga hari yang lalu. Melihatnya berciuman – tidak sengaja dengan Kris Hyung membuat ku roboh seketika. Chanyeol Hyung bilang pada ku itu hanya awalnya saja, dia begitu yakin bahwa aku dan Jisoo – atau Indri akan bersama , tanpa Kris Hyung. Tanpa dia.

Aku melihatnya sedang mondar mandir dengan tatanan rambut lucu dan outfit yang mencengangkan. Awalnya aku tidak menyangka bahwa dia akan memakai croptea dengan perut terbuka. viNix memang di design se tomboy mungkin, tapi tidak terlalu mainy melainkan masih ada unsur Cute dari mereka – berduabelas.

“Joe”

“ah, Oppa”

“kau gugup sekali ya?”

“aku gemetaran”

“percaya, kuncinya adalah Doa” ku genggam kedua tangannya. Ia tersenyum setelah itu beberapa Staff memanggilnya. Entah selanjutnya aku dengan member EXO yang khusus datang kemari melihat peluncuran Girlband baru SM.

21 Teaser Jisoo mendominasi viNix. Dia – atau Jisoo menguasai berbagai bentuk tarian. Sama seperti ku, dia akan menjadi Face of The Group. Mereka semua naik ke atas panggung. Mnet mempersipkan Debut mereka setelah kemarin sore diperkenalkan kepa public hanya sebagai perkenalan dan personalitas saja. Sempat ku genggam tangannya sebelum ia naik, dan sebuah kekuatan terlihat di matanya. Ku harap semuanya berjalan sukses.

 

Emblem dan Logo viNix tertera pada setiap kostum membernya. Show Time. Mereka Debut dengan single Gangster. Mataku terus terpaku pada si Croptea peach yang laganya benar benar seperti Dancing Machine. Masing masing dari kami di beri satu lighstick dengan bentuk emblem viNix. Empat menit penampilan mereka dan semua berjalan dengan sempurna tanpa cacat.

Dia turun dari panggung. Sebucket bunga ku berikan padanya, ku peluk dan memberinya selamat. Ia terharu dan bilang kalau tadi itu adalah keajaiban luar biasa dalam hidupnya.

“kau benar benar memukau”

“aku tidak sebagus itu Oppa”

“Joe”

Kris Hyung menghampirinya. Membawa minuman dan mereka asik berbincang dan akupun tersingkir seketika. Chanyeol Hyung merangkul ku, Kyungsoo Hyung juga sama seperti itu. hati ku makin hancur berkeping keeping saat mendengar hal tak enak dari Luhan Hyung. Dia bilang Kris Hyung menajdi tertarik dan mungkin menyukai Jisoo. Aku lenyap di makan keadaan ku sekarang.

“semuanya sudah berakhir”

 

 

 

 

—-

 

 

“dia belum bilang apa apa pada Jisoo, kau masih ada kesempatan” Baekhyun Hyung menepuk pundak ku. Chanyeol Hyung berbisik sesuatu dan aku sempat menolak ide gilanya. Aku benar benar tidak habis pikir kalau ide itu akan ku lakukan hanya demi mendapatkan dia – jisoo.

“temui, dan pakai cara ku”

“aku pergi Hyung”

Melangkah satu demi satu dan itu membuat ku terus berfikir kemungkinan terburuk yang akan ada. Ku kirim pesan singkat dan dia bilang ia ada di SM dan berada di ruang Practice Dance bersama Taemin dan Hyoyeon Noona. Ku balas pesan singkatnya , aku bilang padanya bahwa aku dalam perjalan kesana. Setelah itu akupun mulai mengendarai motor ku.

 

 

 

—-

 

 

Indri POV

 

 

 

Taemin begitu panjang menjelaskan soal sikapnya yang begitu menyebalkan selama masa pelatihan ku. ia bilang itu demi pembentukan mental baja dalam diri ku. setelha itu kami melakukan beberapa gerakan gerakan ringan untuk beberapa acara yang akan viNix dan aku lakukan selama masa masa Launching mini album.

“Jisoo” seseorang memanggil nama ku. Ternyata Kai. Dia duduk di dekat ku – maksudku berhadapan dengan ku. aku bingung kenapa tampangnya ini berubah gugup. Taemin dan Hyoyeon Eonnie sendang keluar karna sekarang jam istirahat ku.

“ada apa?”

“a-d-adda—iya ada-arghh aku bingung”

“kau sakit?”

“ani. Jisoo, emm ak-akk—uuaku”

“iya?”

“ah lupakan Kim Jongin kau harus beritahu ini secepatnya! Begini Jisoo, aku disuruh Chanyeol Hyung untuk mengatakan ini, aku bukan perangkai kata kata manis seperti dia , bukan pria dengan karismatik seperti Hyung ku terutam Kris Hyung. Aku benci berada situasi memusingkan ini, begini..aduh begini awalnya , aku tidak tau harus dari mana tapi jujur saja aku menyukai mu, aku bingung bagaimana haru s kataknnya , Jisoo aku hmm…”

“kau men-CIUM KU?!”

Kai benar benar kehilangan kendali. Ia bicara panjang lebar dengan sekali tarikan nafas. Aku terpaksa menciumnya untuk menghentikannya yang terus bicara. Akhirnya dia jujur pada ku. Aku menunggu sejauh ini , barulah ia jujur pada dirinya sendiri hari ini – dihadapan ku dengan tingkah lucu. Ku lihat dia salah tingkah saat aku telah menciumnya. Dia kacau sekali.

“dengarkan aku” ku hela nafas terlebih dahulu.

“.. singkatnya , aku juga menyukai mu. aku suka kau yang selalu datang dengan botol minuman dan handuk kering untuk membasuh keringat ku, aku suka laki laki yang selalu datang dimana aku sedang mendapatkan pukulan gulungan kertas dari Coach gila ku. aku juga suka pada laki laki yang membantu ku untuk bertemu Kyungsoo Oppa dan kesebelas member EXO selain diri mu. aku menyukai mu, sejak kau pertama kali menatap ku..”

“tapi kau?”

“ aku menyukai Kris hanya sebatas idola ku sama seperti Kyuhyun , Hyukjae , atau Taemin sekalipun. Aku berdusta selama ini jika tidak melihat mu di depan mata ku, aku menyukai mu Kim Jongin”

“jisoo..”

“saranghae Oppa”

Ia tersenyum , lengannya menggiring ku mendekat lebih merapat padanya. jarak yang semakin ia persempit membuat jantung ku dan aliran nafas ku begitu memburu. Kai memiringkan wajahnya, hidung ku bersentuhan dan dapat kurasakan nafas hangatnya menyentuh permukaan wajah ku.

“Yak Kim Jongin lambat sekali, kau membuat Videonya berdurasi panjang”

TAEMIN!. Kamera Ponsel itu tepat mengarah pada ku dan Kai. Aku pernah melihat ini , seperti saat EXO mendapatkan piala pertamanya. Kai menangis dan Taemin jail mengabadikannya dengan kamera Ponsel. Aku ingin mencekiknya!

“LEE TAEMIN!!”

 

 

 

 

 

 

———–

 

 

Tiga bulan berlalu. Kami – viNix masih dalam masa promosi. Kai bilang pada ku akan datang ke Backstage jika sempat. Kini kami – berduabelas sedang berada di Acara Tv kenamaan Strongheart. Sebuah Email ku terima dari Mna Nita tentang Ayah ku yang akan kemari malam ini. Ayah ku kemari seorang diri, Mba Nita hanya bisa menjemputnya di Incheon tanpa bisa mengawalnya dari Indonesia. Aku rindu Ayah.

 

“Joe-ssi bagaimana jika Battledance?” Mc itu menantang ku untuk beradu Dance. Lawan ku bukan lawan yang rendahan. Minzy dari 2NE1 tepat berhadapan dengan ku. Kami saling membungkuk dan tersenyum. Music terdengar, lagu Usher – OMG menjadi backsoundnya. Minzy Eonnie mulai duluan. Aku kepayang melihat tubuh lenturnya menari nari di tengah sana. Ah semangat Lee Jisoo.

“Oppa” aku hambur dalam pelukannya saat Kai muncul dibalik pintu ruang ganti kami. Dia masih memakai Outfit Wolf berwarna putih. Sepertinya langsung dari Busan ia kemari tanpa harus mengganti pakaiannya.

“melawan Minzy 2NE1 apa rasanya?”

“gemetaran bukan main”

“dasar artis amatiran” ia tertawa , aku mencubit perutnya. Kami duduk , aku berada di pangkuannya – memunggunginya dengan perut yang di dekap sempurna oleh kedua tangannya. Memakai Croptea membuat tangan itu langsung bersentuhan dengan kulit ku. Geli.

“Chagiya, ku dengar Ayah mu datang kemari?”

“iya , Ayah akan sampai malam ini”

“kau menjemputnya?”

“tidak, Sukira harus kami datangi pukul 7 malam ini”

“oh begitu. Eh kenapa perut mu kurus sekali? Kau tidak diberi makan Manager mu ya?”

“Diet ketat ala Hanna sang Leader”

Hanna menatap ku sambil melotot. Memang idenya membuat ku seramping ini. aku sempat Drop di tengah masa masa Diet bermingu minggu. Ku dengar Suho Oppa tertarik padanya setelah Changmin Oppa meminta untuk mengakjhiri hubungan mereka. aku bingung kenapa Hanna bisa pacaran dengan Changmin. Aku tahu ketika mereka telah berpisah dan kini ia dalam masa pendekatan dengan Leader EXO K.

`              —-

 

 

“mamih beneran sama Suho?” bahasa Indonesia lebih baik.

“masih masa pendekatan”

“setelah Changmin minta putus, sekarang patah hati lalu cari pelampiasan pada Leader EXO K?”

“kau ini..”

Aku tertawa kecil. Siaran Radio ini akan segera berlangsung. Sempat ku baca pesan singkat Mba Nita yang bilang bahwa Ayah sudah Sampai dan dalam perjalanan menuju Hotel. Syukurlah selamat sampai Korea.

 

 

 

 

—–

 

 

 

 

“Ayah dikirain ngajak Hafidz , ko sendirian? Bunda kenapa ga di ajak?”

“udah keburu pesen tiket”

Ayah ku duduk dan bawa pesanan ku. Sambal dan acar khas Gorontalo. Aku rindu makanan yang satu ini. Ayah juga membawakan beberapa surat dari Bunda dan Keluarga yang disana. Obrolan panjang kami lewati sepanjang malam sampai kami harus meneguk dua gelas kopi hanya karna adu main PS yang sangat amat sudah lama aku dan Ayah lewatkan.

Kebetulan esok tidak ada jadwal apapun. Aku dan Ayah berencana pergi ke Lotte World untuk sekedar hiburan biasa. Rencananya , aku akan menjaili Ayah untuk naik kincir angin. Aku tau ia begitu takut dengan kincir angin. Jongin dan Hanna juga ikut. Aku tidak tau lagi siapa yang akan ikut selain kami ber empat. Aku berharap Felik dan Baek-Yeol Oppa ikut juga untuk meramaikan suasana. Setidaknya Ayah bisa kenal dan bicara bahasa Inggris untuk berkomunikasi pada mereka. Aku tau Jongin pasti usaha keras bicara bahasa Inggris jika harus mengobrol panjang dengan Ayah.

 

 

—-

 

 

Setelah Solat subuh bersama Ayah aku mulai membuat bekal sederhana seperti apa yang dibuat Bunda setiap kali ingin pergi berlibur. Karna sulit mencari bahan masakan Indonesia , terpakasa Makanan Jepang menjadi pilihan ku. Ayah yang suka ikan pasti akan cocok lidahnya dengan Makanan Jepang yang notabennya makanan Laut.

 

Chagiya , Eodiya?

 

Kai mengirimkan Chat singkat dari Line kepada ku.

 

Aku ada di Hotel , Ayah menginap disini. Kau mau ku buatkan bekal juga?

 

Sticker lucu juga sebagai pelengkap pesan ku padanya. Sesaat ponsel ku berbunyi lagi.

 

Boleh. Aku harap makanannya tidak gosong

 

Aku tertawa dan setelahnya percakapan singkat itu berlanjut. Tepat pukul Tujuh pagi dan aku baru saja selesai mandi dan berpakaiaan. Hanna bilang lewat sambungan telepon bahwa Suho Oppa akan ikut dengan kami, dan akhirnya benar dugaan ku. kami akan ber – 24 orang pergi ke Lotte dan ditambah asisten dan Ayah ku yang menjadi Iconnya. Bagaikan satu pemukiman penuh yang akan bertamasya.

 

 

Manager Kim bilang hal ini akan dimanipulasi sebagai liburan yang diadakan SM untuk artisnya. Ayah yang baru pertama kenal dengan suhu Korea keliatan memakai banyak lapisan pakaian dibalik mantelnya. Aku meledek sebelum kami selesai berkemas. Manager Kim datang menjemput ku dengan Rangerover barunya. Aku tidak tau dia sekarang sudah sekaya ini, sampai menjemput ku saja dengan mobil kelewat mewah. Ayah sempat bilang kalau adik ku – Mutiya minta dibelikan beberapa baju dan barang lainnya. Aku tau si pengacau itu berusaha mendapatkan baju dengan merk Korea agar bisa pamer dengan teman temannya.

“Ka , kapan mau pulang ke Indo?” ayah ku merangkul ku. memang tak ku pungkiri hati ku menusuk ingin segera pulang pada kampong halaman.

“diusahain secepatnya, kangen juga sama Bunda plus Om Yayan en de geng” aku tertawa , Ayah ku juga sama seperti itu. Tak lama kami sampai di Lotte Wolrd.

“Yah.. untuk kali ini harus mau naik kincir angin yaaa??”

“ih engga”

“gak mau tau”

 

 

 

 

 

“aku menyesal jika harus bilang bilang pada Baekhyun Hyung jika kejadiannya seperti ini”

“siapa suruh kau buruk dalam bahasa inggris? Ayah ku bukan orang yang oandai mahir dalam Bahasa”

“tapi setidaknya kau jadi penerjemah ku, lihat Kris Hyung! Dia begitu lengket dengan Ayah mu seperti seorang menantu”

“kau cemburu atau iri?”

“keduanya”

Kai merengut kesal sejak awal masuk. Ayah memang tidak banyak bicara jika lawan bicaranya menggunakan Bahasa Korea. Ayah terlihat nyaman saat Kris mengajaknya bicara dengan Bahasa Inggris yang lumayan Fasih. Hanna ternyata benar benar memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada. Sejak tadi tak henti hentinya Leader ku itu menempel dengan Suho Oppa. Ternyata patah hati dari Changmin Oppa membuatnya tak gentar untuk menggaet Leader EXO K.

“Mih, udah jadian?”

“belummm, lemot banget buat peka”

“kode lah”

“berkali kali, sampai kode keras pun sudah ku katakana”

“payah sekali”

“aishh”

Aku kembali bersama Kai. Alexa Eonnie dan Zinlee Eonnie terlihat sedang berada di fotobox. Ayah asik dengan Kris bicara tentang luar Negeri. Aku dan Kai malah perang dingin karna ia ngambek soal Kris yang terus menempel dengan Ayah.

“kajja”

“tarik tangan ku kalau begitu!”

“kau lihat paparazzi dimana mana pabo!”

“hah sudah ku duga keluar ramai ramai begini akan menjadi petaka untuk ku”

“protes saja sesuka hati mu”

Setelah Zinlee dan Alexa Eonnie keluar , akupun bergiliran. Kai masih saja cemberut – menekuk wajahnya.

“senyum lah”

“cium aku dulu”

“yak kau mau di bunuh Ayah ku?!”

“cepat! Aku tak menerima penolakan”

Cepat sekilat yang ku bisa. Ku kecup bibirnya singkat. Dan seketika tangannya merangkul ku dan kami pun berfoto bersama. Satu sampai delapan lembar. Kami keluar, dan aku sempat khawatir ada salah satu foto yang tercetak disana tercecer.

“foto yang ini akan ku simpan di dompet”

Kai mengambil satu foto yang memuakan untuk ku. Foto disaat ia memakasa ku untuk mencium Bibirnya. itu menyebalkan sekali. Aku mengangguk dan membuat kesepakatan. Foto itu tidak boleh sampai ada yang melihat. Hanya dia dan tuhan saja yang tau foto itu. Selebihnya foto lainnya menjadi milik ku.

 

 

——

 

 

 

 

Desember 2013. Kai dan umat Kristiani lainnya merayakan natal, sedangkan aku berada di Indonesia. Bunda hari ini memasak banyak makanan karna ada syukuran besar – yang katanya kecil kecilan untuk kesuksesan ku. Dibuat se – private mungkin, tanpa Blitz kamera ataupun sejenis recorder lainnya. Keluarga besar Ayah di Gorontalo datang satu set ke Bekasi, sama juga dengan Keluarga Bunda yang datang lengkap.

Anak yatim dan beberapa duafa kami undang untuk menerima sembako dan sedikit uang. Sama seperti Lebaran kemarin. Aku juga pulang ke Indonesia dan melaksanakan hal seperti ini juga. Kali ini teman teman ku juga ikut datang kemari. Dari mulai teman teman ku yang terjaring pada Goldchild  dan teman teman yang sebenarnya adik kelas ku juga datang.

Ka Pitty yang sehabis pulang dari Gereja menuntut banyak cerita tentang suami ikannya. Ia mengintrogasi ku tentang bagaimana kehidupan Donghae disana. Effy juga tak luput dari perhatian ku. sebuah Syal dan kaus berlogo Super Junior lengkap dengan tanda tangan Siwon begitu senang ia terima. Aku harus menjatuhkan harga diri ku di depan Siwon Oppa hanya untuk mendapatkan benda benada itu.

“Hanna juga lagi natalan kan?”

“iya mamih baru sampai tadi sore, Korea lagi musim dingin. Keberangkatan pesawatnya sempat di pending tiga jam akibat cuaca buruk, kayanya udah ada di rumah deh” jelas ku.

“Ndri rasanya Korea gimana?”

“eppiiiiii bilang aja pengen tau Siwon seganteng apa tiap hari dandan gimana dan bla blab la…”

“hehehe”

 

TBC

***

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW @ADOREXONLY for the lastest update about EXO

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY Indriasari, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: