EXOtic’s Fiction “Nobody Knows”

EXOtic’s FICTION

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

“Nobody Knows”

y8gop

Title                : Nobody Knows

Author            : Shin Hye Jin (@RifkaShinHyeJin)

Main Cast      :

  • Oh Sehun,
  • Luhan,
  • Krystal f(x) and you can find next

Length            : Oneshoot

Genre             : Romance, Tragedy.

Rating            : PG – 13

P.S                  : Ini adalah FF pertama author yang di post. Maklum author baru. Mian buat poster yang apa adanya. Author bukan photoshopers yang baik. Di FF ini anggep aja Sehun dan cast-cast yang lain kecuali Tao, Luhan, dan D.O seumuran. Dan abaikan penggunaan bahasa informal di beberapa bagian.

*Disclaim : SEMUA FANFICTION YANG DIPOST exo1stwonderplanet.wordpress.com adalah milik author yang menulis. DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please give comment^^ Every words from EXOWPers is A GOLD! *bow*

Hamparan padang rumput yang membosankan. Itulah yang ada di pikiran Krystal. Kalau saja bukan Sehun dan Luhan yang mengajaknya kesini, ia tak akan mau menghabiskan waktunya dengan sia-sia seperti itu. Namun kata ‘sahabat’ memang bisa berarti segalanya. Sementara Krystal jenuh, 2 orang sahabatnya itu malah asyik tidur.

“Luhan, ayo pulang. Sehun, kau juga. Apa tidak bosan terus disini?”.

“Ani. Aku sedang stress Krys. Kau juga tau itu kan?” ujar Sehun.  Krystal berdecak. Ia ingin mencoba merayu Luhan, tapi Luhan selalu menuruti kata-kata Sehun. Jadi percuma saja.

“Itu kan salahmu sendiri. Siapa suruh kau genit sekali” cibir Krystal. Sehun membuka mata, mendelik tidak setuju.

“Dia kan idola kampus kita Krys. Jadi wajar kan kalau dia di kelilingi yeoja-yeoja cantik” bela Luhan. Sehun mangangguk, tapi kemudian mendengus.

“Tapi lama-lama ini semua membuatku gila hyung. Yeoja-yeoja itu makin hari makin over saja” imbuh Sehun. Krystal mencibir.

“Benar. Kurasa mereka makin tak waras semenjak kau menang lomba dance itu” Luhan kembali menyetujui kata-kata Sehun. Membuat Krystal makin kesal.

“Aku kan sudah bilang. Itu semua salahmu. Kau kan selalu gonta ganti pacar tidak jelas”.

Drrt, drrt. Hp Sehun bergetar. Mendadak Sehun bangkit dan kelihatan panik.

“Hyung, detektif Tao”. Luhan langsung bangun. Krystal juga berubah serius.

“Krys, kau saja yang angkat” perintah Luhan. Krystal menimbang sejenak. Tapi kemudian mengambil hp dari tangan Sehun.

“Yoboseyo” sapa Krystal dengan tenang, mendadak berubah.

“Yoboseyo. Saya Detektif Tao dari Kepolisian Kota Seoul”

“Nde detektif Tao. Saya masih ingat”

“Apakah ini nona Krystal? Saya perlu bicara dengan tuan Oh Sehun”

“Aaah. Sehun sedang di kamar mandi. Apa anda mau menunggu?”

“Emm. Begini saja. Sampaikan pada Tuan Sehun kalau nanti malam saya akan datang dan membicarakan kelanjutan kasusnya”

“Baiklah. Akan saya sampaikan”

“Ne. Gamsahamnida nona Krystal”. Telepon terputus. Sehun menggigiti bibir bawahnya karena cemas.

“Apa yang dia katakan?” tanya Luhan, yang juga cemas. Kemudian Krystal menceritakan semua.

“Apa yang harus aku lakukan hyung? Aku takut” ucap Sehun. Wajahnya pucat. Krystal menepuk bahunya.

“Kau kan tidak salah. Kenapa harus takut?” Luhan menenangkan. Krystal mengangguk setuju.

“Luhan benar. Kau tidak perlu takut”.

**********************************************************

              Sehun membanting keramik-keramik hiasannya tanpa ampun. Semuanya sudah pecah, berbentuk serpihan-serpihan kecil tak berharga. Bahkan hampir seluruh isi apartemennya hancur di tangannya sendiri.

            “Kenapa!!!!!!!!!!! Kenapa semua ini harus terjadi padaku!!!! Kenapa!!!” teriaknya frustasi sambil meninju meja kaca di depannya. Tangannya mengeluarkan banyak darah.

            “Sehun!” Krystal berteriak ketakutan. Luhan yang tiba setelah Krystal langsung memegangi Sehun dan menahannya.

            “Neo michyeosseo! Hah! Apa kau ingin bunuh diri! Kemana akal sehat mu?!” bentak Luhan. Sehun berusaha melepaskan diri. Namun Luhan menahannya dengan kuat.

            “Aku sudah tidak tahan lagi, hyung. Pertama Sulli, kedua Taeyeon, lalu berturut-turut. Suzy, Bora, Dara. Dan sekarang, Jiyeon juga terkapar hyung!” Sehun kembali berteriak. Luhan meringis. Nasib semua pacar Sehun selalu tragis. Awalnya mereka mengira kecelakaan mobil yang terjadi pada Sulli dan Taeyeon cuma kebetulan. Tapi tidak setelah Suzy diserang oleh seseorang yang tidak dikenal. Ada sebuah surat mengerikan disebelah Suzy saat ia ditemukan bersimbah darah di kamar apartemennya. Sejak saat itulah kepolisian kota Seoul mulai menyelidiki kasus ini. Dan Detektif Tao lah yang menangani nya.

***********************************************************

Krystal duduk diantara Luhan dan Sehun. Mendengarkan keterangan dari kemajuan kasus Sehun dengan seksama. Detektif Tao bilang kepolisian sudah berhasil mengetahui pola yang digunakan si pelaku dari tempat kejadian dimana Jiyeon diserang. Dari detektif Tao juga lah mereka tau bahwa sampai sekarang Jiyeon masih belum sadarkan diri sehingga belum bisa dimintai keterangan. Sehun berkali-kali mendesah. Ia benar-benar kesal dan bingung. Memang benar banyak sekali yeoja yang tergila-gila padanya. Dan banyak juga yang sering melakukan hal ekstrem untuk menarik perhatiannya. Tapi yang ini sudah keterlaluan. Ini sudah benar-benar diambang batas kewajaran seseorang yang mengagumi, atau mencintai. Menyerang semua gadis yang punya hubungan dengannya dan membuat mereka harus terbaring koma – paling ringan – atau meninggal dalam kasus Sulli, Taeyeon, dan Suzy. Satu kesimpulan yang bisa Sehun ambil adalah, siapapun yang melakukan itu semua adalah psikopat. Benar-benar sudah gila.

*********************************************************

             Meolli dolgo doraseo

            Dashi sijakhaneun gose da wasseo

            Oryutuseongijiman

            Baewogamyeo ganghaejil su ittneun na

            Jeo taeyangcheoreom

            Geodaehan hanaran geol aneun nal

Bahkan suara sound system yang begitu memekakkan telinga masih kalah dengan teriakan membahana dari yeoja-yeoja di halaman Kampus Seoul International University itu. Mereka benar-benar histeris karena penampilan EXO K yang terdiri dari Suho, Baekhyun, Chanyeol, D.O, Kai, dan Sehun itu. EXO K adalah boyband yang membernya merupakan gabungan dari mahasiswa beberapa universitas. Dan yeoja-yeoja itu berteriak dengan histeris karena Sehun, teman mereka – atau lebih tepat idola – sekampus mereka melakukan perform luar biasa. Di kejauhan Luhan dan Krystal juga kelihatan bersemangat dan ikut bernyanyi mendukung Sehun.

“Ssst, Krys. Lihat itu” kata Luhan tiba-tiba dan menunjuk sebuah arah dengan dagunya.

“Benar-benar ya dia. Tidak lelah mengikuti Sehun selama tiga tahun ini. Tak habis pikir aku jadinya” Luhan berkomentar, lalu kembali bernyanyi lagi dan meneriakkan nama Sehun. Sementara Krystal masih memandangi seorang yeoja yang berdiri dengan kaku di balik pohon dekat dengan panggung. Krystal tau benar siapa yeoja itu. Dia Jessica. Stalker yang selalu mengikuti kemana saja Sehun pergi konser atau saat Sehun di kampus. Menurut Krystal dan Luhan, Jessica gadis yang aneh. Meskipun sekampus, mereka tidak pernah melihat Jessica berbicara dengan siapapun. Karena dia memang aneh. Tapi Jessica sepertinya sadar kalau Krystal memperhatikannya. Ia balas memandangi Krystal, kemudian tersenyum mengerikan.

**********************************************************

Sehun sedang mengobrol asyik dengan Hyuna. Hyuna terkikik geli saat mendengar cerita Sehun.

“Kalau begitu nanti malam. Jam 8. Di apartemenku. Jangan sampai lupa” kata Sehun kemudian. Hyuna mengangguk, lalu melambaikan tangan dan pergi. Sehun tersenyum-senyum sendiri.

“Pacar barumu?” tanya Luhan yang sudah berada disamping Sehun. Sehun tidak menjawab.

“Tentu. Mana tahan dia tidak punya pacar sebentar saja” ejek Krystal.

************************************************************

Luhan menggedor-gedor apartemen Sehun dan berteriak-teriak. Sehun yang masih tidur benar-benar kesal dengan kelakuan Luhan yang tidak sopan membangunkannya di pagi buta begitu. Padahal baru jam 2 pagi tadi dia tidur. Dia begadang semalaman bersama Hyuna.

“Ada apa sih hyung? Aku masih ngantuk tau” protes Sehun sambil menguap.

“Sebenarnya kau ini kena kutukan atau bagaimana sih?”

“Maksud hyung apa?”.

“Luhan, Sehun….” Krystal berlari menghampiri mereka berdua. Sehun mengangkat sebelah alisnya, kenapa Krystal juga disini? Sepagi ini?

“Pacar baru mu koma. Terjatuh, atau mungkin dijatuhkan dari apartemennya” terang Luhan kemudian. Sehun langsung shock dan terpaku.

“Maksud hyung Hyuna?”

“Yeoja yang kemarin kau suruh datang itu”. Dan Sehun benar-benar tak bisa berpikir lagi.Otaknya sudah tak mampu menerima informasi lebih dari ini. Mungkin benar kata Luhan. Dia dikutuk.

“Eh, Luhan. Itu” Krystal menarik-narik lengan baju Luhan dan menunjuk bungkusan yang tergeletak disamping pintu. Luhan beranjak dan mengambil benda mencurigakan itu. Dan Luhan tau jika ada sesuatu yang tertulis dengan tinta, tidak, itu darah.

Sehunnie, kau hanya milikku

***************************************************************

Perform Sehun dengan EXO K beberapa hari itu jadi buruk. Ia benar-benar tak bisa konsen setelah interogasinya dengan kepolisian. Ia lelah dengan semua ini. Suho, sang leader mengerti dan memutuskan EXO K akan rehat untuk sebulan ini. Menunggu kasus Sehun agak mereda dan si maknae itu kembali tenang.

“Selamat malam, nona Krystal” sapa Tao yang ternyata ikut menonton perform Sehun. Krystal menoleh dan tersenyum.

“Ada yang perlu saya bicarakan dengan anda. Apakah anda punya waktu?”

“Ya. Tentu saja, detektif Tao”.

Luhan yang baru saja dari kamar mandi kebingungan mencari Krystal yang sudah menghilang entah kemana. Dia terus mencari berkeliling auditorium hingga akhirnya Sehun menghampirinya.

“Krystal bilang dia ada urusan. Kajja, kita pulang sekarang hyung. Aku lelah sekali”. Luhan mendengus kesal. Krystal selalu saja begitu. Dia lebih memilih Sehun menjadi tempat pertama ia menyampaikan apa saja.

***********************************************************

“Saya rasa sudah saatnya saya mengatakan ini, detektif Tao”.

“Panggil Tao saja”

“Baiklah. Tao. Karena kau terus mengikuti Sehun akhir-akhir ini, kurasa kau juga menemukan sesuatu yang menarik” kata Krystal. Ia kemudian mengambil sebuah foto. Dan menyodorkannya pada Tao.

“Yeoja ini. Saya selalu melihatnya di konser Sehun”

“Tiga tahun. Sudah tiga tahun dia menjadi penguntit seperti itu. Dan kurasa semua ini mulai membahayakan. Maksudku mengenai kasus penyerangan yang terjadi”

“Dan anda merasa yeoja ini terlibat?”

“Jessica. Namanya Jessica. Ia juga satu kampus dengan kami. Aku hanya menyampaikan kecurigaanku. Soal dia terlibat atau tidak, aku tidak tau”.

“Baiklah nona Krystal. Terima kasih atas informasinya. Sudah malam. Mari saya antar pulang”. Mereka segera bergegas dan pulang.

“Krystal!” panggil Luhan persis ketika Krystal keluar dari mobil Tao. Krystal menoleh.

“Selamat malam tuan Luhan” sapa Tao. Kemudian Tao berpamitan dan pergi.

“Sepertinya detektif itu suka padamu” celetuk Luhan. Krystal menjitak nya dan masuk kedalam rumah. Meninggalkan Luhan yang meringis kesakitan.

***********************************************************

Sehun sedang bersiap-siap. Berkemas dengan dibantu oleh Krystal. Sementara itu Luhan sedang asyik menonton TV di ruang tengah.  Rencananya mereka bertiga akan pergi berkemah selama 3 hari. Usulan Luhan agar Sehun bisa melupakan masalahnya sejenak. Krystal kemudian beranjak ke dapur. Menyiapkan bekal makanan mereka.

Electrick, electrick shock……

“Krys, ada telpon tuh!!!!” teriak Luhan. Krystal segera ke ruang tengah karena hp nya memang ia taruh di tas, diatas sofa disamping Luhan.

“Ah ne. Arasseo Umma” Krystal mengakhiri telponnya.

“Ada apa Krys?” tanya Luhan. Krystal menghela nafas.

“Sepertinya aku tak bisa ikut”

“Mwo? Kenapa?” sambar Sehun dari kamar, kemudian berlari ke ruang tengah.

“Aku harus ikut Umma ke Amerika. Appa sakit” terang Krystal sedih.

“Tapi kan….” Sehun berusaha mendebat tapi tak bisa menemukan alasan yang kiranya bisa mencegah seorang anak mengunjungi appa nya yang sakit.

“Ya sudahlah. Kita pergi berdua saja kalau begitu” kata Luhan kemudian, menatap Sehun sambil tersenyum. Krystal cemberut. Sebenarnya ia ingin sekali pergi bersama Luhan dan Sehun. Bahkan semalam ia sampai tak bisa tidur membayangkan betapa asyiknya berkemah dengan dua sahabatnya itu.

“Kapan kau berangkat?” tanya Sehun.

“Nanti malam sih. Jadi aku bisa mengantarkan kalian dulu ke terminal”.

Luhan mengangguk-angguk.

“Kalau begitu, kajja kita berangkat sekarang saja. Biar Krystal bisa bersiap-siap nanti” komando Luhan.

Krystal mengantarkan Sehun dan Luhan ke terminal. Mereka memang sengaja naik bus agar bisa benar-benar merasakan “kemah”.

“Hati-hati. Jangan lupa nanti ceritakan pengalaman kalian kalau aku sudah pulang” kata Krystal.

“Kau jangan khawatir. Kami kan namja. Kami pasti bisa jaga diri” ucap Luhan yang diikuti dengan anggukan Sehun.

“Iya. Kau juga hati-hati ya. Bawakan aku oleh-oleh dari Amerika nanti” pesan Sehun.

“Bye Krystal”.

***********************************************************

Tao sedang menginterogasi Jessica di kantornya, markas kepolisian kota Seoul. Tapi yeoja yang ada dihadapannya itu nampaknya memang aneh. Ia tak menjawab pertanyaan apapun yang dilontarkan oleh Tao dan hanya tersenyum. D.O, yang merupakan partner Tao menangani kasus Sehun juga berpikiran sama. Bahkan ia sempat membisiki Tao untuk membawa yeoja itu ke psikiater kepolisian saja.

Krystal berkemas dengan sigap. Ia memasukkan beberapa helai baju ke dalam koper. Ummanya ikut membantu merapikannya.

“Oh astaga. I-pod ku” pekik Krystal.

“Kenapa? Kau taruh dimana?” tanya Ummanya heran.

“Sebentar umma. Aku akan mengambilnya dulu”.

Krystal kemudian berlari dan keluar rumah. Ia hendak ke rumah Luhan, karena memang I-Podnya dipinjam Luhan kemarin. Ia yakin I-Pod itu pasti ada di rumah Luhan, karena Luhan tidak membawanya berkemah.

Dan Krystal terjatuh lemas begitu ia berhasil masuk kedalam rumah Luhan.

Foto-foto itu. Itu foto-foto dirinya dan Luhan. Semuanya tergunting dan bertanda love. Seharusnya mereka bertiga dalam setiap foto. Tapi ia hanya menemukan sosok Luhan dan dirinya. Sementara potongan foto Sehun penuh dengan cipratan merah. Dibawah foto-foto Sehun adalah foto-foto yeoja pacar Sehun yang diberi tanda X di setiap foto.

THE END

Nah, gimana readers? Ada yang bisa nebak kira-kira author dapet inspirasi dari mana?

Jeongmal gomawo for reading, I like to see your comment. Pai pai ^_____^

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE ALL ABOUT EXO: @EXO1st

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY Istri Sah Suho enjel @RifkaShinHyeJin , NO PLAGIARISM.

If you interest become official author or freelance author, please seehttps://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged:

3 thoughts on “EXOtic’s Fiction “Nobody Knows”

  1. soojung-a April 2, 2013 at 7:33 AM Reply

    pas mau end nggak nggerti maksudnya .__.

    • exo1stwonderplanet April 4, 2013 at 7:31 AM Reply

      hehehe…author sengaja bikin semua gantung….
      belum paham? coba baca lagi

  2. deenovifatma April 15, 2013 at 5:19 PM Reply

    waaa ini sih harus ada sekuelnya… Pasti Luhan yg mencelakai yeojachingu-nya Sehun deh… Nah itu si Luhan kan pergi kemah bareng Sehun trus gimana nasib Sehunnie? Heuheu mengerikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: