[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “The Reason” – Part 2

EXOtic’s FICTION

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

“The Reason”

 

Title : The Reason – Part 1

Author(*) : Dara Choi (@__21dara)

Main Cast(*)  :

You (Jennifer Choi)

Kris Wu

Support Cast(*) :

Park Chanyeol

Kim Ara

Im Yejin

Length(*) : 933 Words

Genre(*) : Fluff, angst

Rating(*) : PG-13

A.N: No copying/plagiarizing/printing etc; boleh kalo mau share link ini (credit to @__21dara, @EXO1st_INA); review, comments, critics are welcome! Boleh langsung ke @__21dara ato komen disini :D

Warning : This STORY BELONG TO THE FREELANCE AUTHOR. EXO1st Wonderplanet have rights to post it. DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please read and give comment^^ Every words from EXOWPers is A GOLD! *bow*

**

Jenny’s POV

01092012

Malamnya, aku menelepon Ara, menceritakan kejadian hari ini, ia menyatakan simpatinya padaku, dan dia mendukungku untuk datang ke pertandingan basket sekolah, karena dia juga akan datang, ketika kutanya, dia hanya menjawab ada seseorang yang harus ia dukung, kupikir itu adalah laki-laki yang disukai Ara, kami tertawa bersama di telepon, kurasa aku sudah menemukan teman baik J

02092012

Esoknya setelah makan siang bersama Ara dan Chanyeol (yang sepertinya disukai Ara, hihihi) aku menuju kamar mandi tanpa pamit karena kupikir mereka sedang asyik ngobrol. Aku membetulkan rambutku, lalu di kaca aku melihat Yejin dkk menuju kamar mandi, perasaanku sudah tidak enak.

Aku segera berbalik akan keluar, namun aku terlambat, “Mau kemana kau?”

“A-aku mau keluar..”

“Tidak semudah itu,” kata salah satu anggota geng Yejin, ”Kemarin Yejin sudah memperingatkanmu kan?”

“Memperingatkan apa?” ups, sepertinya aku membuat gerakan yang salah lagi…

“Sudah cukup, lakukan.” Kata Yejin

Lalu dua anggota geng Yejin memegang lenganku dan mendorongku ke dalam bilik kamar mandi, “Ini akibatnya kalau melawan Yejin.” Lalu seorang lagi merogoh sakuku, mengambil dompet dan handphoneku, lalu mereka mendorongku begitu keras sampai aku jatuh terduduk diatas kloset, aku bangkit namun mereka sudah mengunci pintu bilik itu.

Aku melihat jam tanganku, menunjukkan pukul 3 sore, pasti sudah saatnya pulang. Aku mencoba menggedor pintu kamar mandi, tapi sepertinya tidak ada yang berada di kamar mandi, aku terduduk pasrah, beberapa menit kemudian aku mendengar ringtone handphoneku, sepertinya handphoneku ada di luar. Pasti itu Ara, mencariku karena aku belum juga muncul untuk menonton pertandingan basket sekolah.

 

Kris’ POV

Aku melihat ke bangku supporter, aku tidak melihatnya, kemana dia? Oh mungkin dia terlambat, tapi aku melihat Ara disitu, sendirian.

Sampai di quarter ke empat, dia belum juga muncul, tim sekolah kami memimpin jauh, namun aku tidak bahagia karena dia tidak ada disitu.

Selesai bertanding dan berganti baju, aku mengikuti Chanyeol untuk bertemu Ara, mungkin Ara tahu dia ada dimana, namun ketika aku akan berbicara pada Ara, dia sedang mencoba menelepon seseorang, ia memegang tanganku dengan panik, “Kris, apa kau melihat Jennifer?”

“Aku baru saja akan bertanya padamu,”

“Aku serius, Kris. Dia tidak bisa dihubungi dan di rumah juga tidak ada.”

Lalu Chanyeol mencoba menenangkan Ara, “Sudah, sudah, ayo kita cari dia, dia kan baru pindah kesini, dia tidak mungkin kemana-mana.”

Tidak biasanya aku melihat Chanyeol sebijak itu.

“Bagaimana kalau kita mulai dari gedung sekolah?” Aku juga tidak tahu apa yang kupikirkan untuk berkata itu, tapi perasaanku berkata bahwa dia ada disana

Chanyeol dan Ara menatapku dengan heran, “Sekolah?”

“Iya, terakhir kalian bersamanya saat makan siang kan? Dan tidak ada dari kita yang melihatnya setelah itu, jadi kita harus mencari dari sana.”

“Ah iya, benar.” Kata Chanyeol menyetujui

Lalu kami menuju gedung sekolah yang sudah agak gelap karena hari memang sudah senja, kami mulai berteriak memanggil nama Jennifer.

 

Jenny’s POV

Aku masih mencoba membuka pintu kamar mandi, sudah hampir 5 jam aku berada disini dan aku mulai haus, tiba-tiba aku mendengar seseorang memanggil namaku. Aku dengarkan baik-baik dan ternyata benar, suara perempuan dan laki-laki memanggilku, aku mencoba menjawab, tapi suaraku terlalu serak.

 

Ara’s POV

“Jenny?!” Aku terus memanggil namanya, dimana temanku yang satu ini, aku terus mengkhawatirkannya

“Ara, coba kau telepon dia lagi,” Kata Kris

Samar-samar ditengah koridor yang sepi aku bisa mendengar ringtone handphone Jennifer, lagu favorit Jennifer yang juga sangat kukenal, MAMA by EXO. Namun aku kesulitan memutuskan dimana suara itu berasal, dari… kamar mandi?

“Kris, aku mendengar ringtone handphone Jennifer.”

“Benarkah?”

“Iya, dari kamar mandi..”

“Ayo kita cek,”

Dengan sedikit ragu aku masuk ke kamar mandi perempuan dan memencet tombol dial, terdengar lagi ringtone handphone Jennifer, kali ini semakin jelas, “Jennifer?!!” kulihat handphone Jennifer tergeletak di deretan wastafel

“A..ra?” kudengar suara serak dari dalam bilik kamar mandi

Pintu bilik itu ditahan oleh sapu sehingga yang berada di dalam tidak bisa membuka, lalu aku memanggil Kris dan Chanyeol, mereka segera berlari masuk.

Kris dengan sigap memberinya botol minum, aku membantu Jennifer berdiri, wajahnya pucat dan sedikit sembap. Aku memberinya tisu.

 

Kris’ POV

Kita berjalan keluar dan Ara masih membantunya berjalan, dia terlihat sangat pucat, tidak ada dari kami yang berani menanyainya, ketika Sampai di dekat pintu keluar, ia sudah bisa berjalan sendiri, “Kau tidak apa-apa?”

Dia hanya menatapku sambil tersenyum

“Jenn, siapa yang melakukan ini padamu?”

“Siapa lagi kalau bukan Yejin dan gengnya, Kris.” Ara menjawab seadanya

Dia tertawa, “Sudahlah lupakan, aku minta maaf ya Kris karena tidak bisa melihat pertandinganmu.”

“Jangan dipikirkan, Jenn,” kataku, ”Oh iya, bagaimana kalau kita makan merayakan kemenangan tim sekolah kita?”

“Kau menang? Wah selamat ya!” kata Jennifer

“Sekaligus.. Traktiran dari Chanyeol dan Ara,” kataku sambil tersenyum jahil

“Apa maksudmu Kris???” wajah Ara berubah merah

“Ya! Apa maksudmu?” Chanyeol juga tidak kalah merah

Aku dan Jennifer tertawa melihat mereka, lalu kami makan di kafe dekat sekolah, kau bisa mengatakan itu kencan pertamaku dengan Jennifer, karena malam itu juga aku menyatakan perasaanku padanya.

 

**

TBC

**

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE ALL ABOUT EXO: @EXO1st

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY @__21dara, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: ,

2 thoughts on “[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “The Reason” – Part 2

  1. Cynthia October 7, 2012 at 12:00 AM Reply

    Yahh kok cm dikit 😦
    Kencan pertama ber-4?? Ah g seru donk hihihihi..
    Dtgu part selanjutx 😀

  2. catherina January 1, 2013 at 12:41 PM Reply

    Singkat amet ya (¬-̮¬)
    Padahal pengen bgt yg tntg kris itu panjang-panjang mueheheh (‘-‘ ) (._. ) ( ._. ) ( ‘-‘ ) ( ._.) ( ‘-‘)
    Ditunggu next chapternyaaa :333

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: