EXOtic’s Fiction “Prologue” – Part 2

EXOtic’s Fiction

Exo1stwonderplanet.wordpress.com

PROLOGUE

Title : Prologue

Part : 2

Author :  Lee Hyerin

Cast:

  • Baekhyun
  • Lee Hyerin

P.S  : Ini adalah cerita setelah We Are One. Yang menceritakan kehidupan Baekhyun dan pacarnya. (Baca disini : We Are One )

Ini lanjutannya part 2! Hope you guys will enjoy it 🙂

Disclaim : SEMUA FANFICTION YANG DIPOST exo1stwonderplanet.wordpress.com adalah milik author yang menulis. DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please give comment^^ Every words from EXOWPers is A GOLD! *bow*

 ***

                Baekhyun menoleh ke belakang setelah lepas dari kerumunan ‘fans-fansnya’ dan ternyata…..tidak ada.

                “Baekhyun~Baekhyuuun Lihat apa kau!” Chanyeol langsung lompat ke arah Baekhyun tiba-tiba, membuat Baekhyun terperanjat ke belakang.

                “YEOLLIE! Hampir saja aku mati kena serangan jantung karenamu -___- kau tidak punya kerjaan ya?” ucap Baekhyun yang akhirnya menaruh tas dan barang-barangnya di lokernya dan mengambil buku-buku yang ia perlukan.

                Secepat kilat cahaya, seorang gadis berlari melewati mereka berdua sambil tertawa, dan seorang gadis lain datang mengejarnya. “Hyerin~ tunggu aku!!!”

                Pandangan Baekhyun mengikuti arah perginya mereka dan tiba-tiba suatu desiran angin ia rasanya di lehernya… “Fuuhh~” Chanyeol meniup leher Baekhyun dan membuatnya tertawa geli. “Yah! Yeollie! Hentikan! Hahaha” Baekhyun memang paling tidak tahan, lehernya sangat sensitif.

                “Ayo cepat masuk kelas, daritadi kau bengong saja. Memangnya kau lihat apa? Hmm?” Chanyeol menarik Baekhyun menuju lorong kelas mereka.

“T-tidak apa-apa, Yeollie! Lepaskan aku sekarang!!” ucap Baekhyun meronta-ronta dan mulai menyikut rusuk Chanyeol sampai ia bebas.

—Istirahat—

                “Hyerin aigoo~ makanmu tidak bisa lebih banyak lagi?” kata Miho yang hanya bisa geleng-geleng melihat porsi makan Hyerin yang seperti kuli. Hyerin balas menyengir, dan mereka pun melanjutkan sesi makan siang mereka.

                “Aku cuci tangan dulu, kau tunggu ya” ujar Hyerin beranjak dari tempat duduknya.

Saat melewati lorong sekembalinya Hyerin dari toilet, langkah kaki Hyerin terhenti. Ia mendengar suara seseorang dari dalam ruang musik. Takut-takut dikiranya hantu, tapi memang pada dasarnya Hyerin punya rasa ingin tahu yang besar, ia pun memberanikan diri mendekati ruang musik, dan menempelkan telinganya pada pintu.

                Mata Hyerin membesar begitu ia sadar suara siapa yang berada di balik pintu.

                Byun Baekhyun, pujaan hatinya itu berada di balik pintu kayu ini dan .. ia menyanyi. Sebuah lagu yang telah menjadi memori indah di benak Hyerin, lagu yang menjadi benang merah antara mereka berdua, Angel.

                Hyerin termenung oleh suara Baekhyun yang lembut. Bolehkah ia berharap akan sesuatu yang selama ini ia ragukan? Sesuatu yang selama ini ia pertanyakan. Byun Baekhyun…. Kamu masih mengingatku?

                ”Hyerin kau darimana saja -_____- ?” Miho menggerutu mendapati Hyerin yang baru kembali setelah bel berbunyi.

”Maaf ya, tadi ada sesuatu,” ucap Hyerin yang lalu membisu. Menurut Miho, kelakuan sahabatnya ini sangat aneh. Tidak biasanya temannya yang super ceria itu menjadi diam seribu bahasa begini.

                ”Hyerin?”

                ”Aku…..bertemu Baekhyun.”

                ”Baekhyun? Pujaan hatimu itu? Lalu? Lalu? Kenapa kau murung bukannya harusnya kau senang sampai mau mati?”

                ” Bukan begitu, maksudku…aku tidak bertemu dengannya secara langsung. Tapi, ah itu tidak penting. Miho, sepertinya…ia masih ingat tentang kejadian itu, ia masih menyanyikan lagu itu Miho, apa yang harus kulakukan?” Hyerin tampak gusar, dan bisa meledak beberapa saat lagi.

                ”Lee Hyerin! Kau ini bodoh atau apa sih? Maaf, tapi bukankah ini bagus?! Kau seharusnya senang Hyerin kalau sang pangeran idamanmu masih mengingatmu! Cepat katakan padanya!”

                ”Katakan apa Miho? Halo Baekhyun, kau masih mengingatku kan? Aku suka padamu? Apa kau sudah gila Cha Miho?!” balas Hyerin yang kesal terhadap dirinya yang tidak tahu harus berkata apa.

                Miho yang tidak tahu harus membalas keluhan Hyerin terselamatkan oleh bunyi bel masuk, ”Sudah, sabar-sabar. Kita pikirkan besok lagi ya? Guru sudah datang” ujar Miho menepuk pundah Hyerin dan mereka pun kembali melanjutkan pelajaran.

—Keesokan harinya—

                Sejak kemarin mood Hyerin sedang tidak baik, ia menjadi uring-uringan. Ia mencoba untuk melupakan hal yang sudah membebani dirinya dengan pergi ke kantin. Hyerin punya motto hidup : makan makanan enak akan membuatmu bahagia.

                Sambil mengantre, pikiran Hyerin kembali melayang pada peristiwa kemarin. Dan…tiba-tiba, sumpitnya beradu dengan sumpit seseorang saat akan mengambil salah satu favoritnya ; bacon dan si empunya sumpit yang beradu dengannya adalah, Baekhyun.

                Hyerin tentu terkejut, suasana hatinya sedang tidak baik dan tidak ada yang bisa mengganggunya dalam hal makan. Berkat itu, Hyerin bisa mengatasi Baekhyun dengan baik. Ia menjepit sumpit Baekhyun dan mencuri potongan bacon terakhir itu. Baekhyun yang terkejut dengan perlakuan gadis di depannya tak mau kalah. Baekhyun melepaskan sumpitnya dari cengkraman sumpit Hyerin dan menarik bacon dari sumpitnya. Hyerin membalas perbuatan Baekhyun….dan alhasil mereka rebutan demi sepotong bacon terakhir di kantin.

                ”Ini milikku!” seru Baekhyun

                ”Enak saja, kan aku yang mengambil duluan!”

                ”Kau kan sedang melamun! Aku yang mengambilnya duluan! Jadi ini milikku!” balas Baekhyun

                ”Siapa yang melamun? Memangnya di bacon ini ada namamu?” Hyerin menjulurkan lidahnya.

                “Kau benar-benar ya…namamu juga tidak ada kan?”

                ”Kau ini kan lelaki, harusnya mengalah pada perempuan!” sergah Hyerin.

                ”Kau kan perempuan, kau tidak boleh makan banyak lemak tau!”

                ”….uuh! Suka-suka aku mau makan apa! Ini milikku!”

                ”Milikku! Kau kan bisa mendapatkannya besok-besok!”

                ”Kenapa tidak kau saja? Kalau aku mau makan hari ini bagaimana?”

                ”HEY KALIAN BERDUA HENTIKAN!!!!!!!!!” teriak penjaga kantin akhirnya kesal melihat dua bocah di depannya berebut seperti anak TK dan membuat antrean menjadi macet. Ia pun mengambil bacon itu dari mereka berdua dan mengatakan tidak akan ada jatah bacon untuk mereka seminggu!

Hyerin mendelik pada Baekhyun dan dibalas dengan muka jelek Baekhyun. Mereka pun berpisah arah.

                Baekhyun kembali pada teman-temannya yang sedang asyik mengobrol, dan ia mengingat apa yang baru saja terjadi. Tanpa sadar Baekhyun tertawa sendiri, ia menertawakan kebodohan yang ia lakukan  menit yang lalu.

                ”Kenapa dia?” tanya Sehun.

                ”Entahlah, mungkin Baekhyun sakit jiwa. Lalu—” jawab Chanyeol yang melanjutkan ceritanya.

                Baekhyun menarik nafas panjang, Lee Hyerin. Sungguh, dia betul-betul menarik.

—Beberapa hari kemudian–

                ”Iya, kau tahu, lalu Mr. Paul menyuruh JaeHee untuk maju ke depan dan menyuruhnya mengerjakan soal tingkat dewa itu! Hahahaha” ungkap Hyerin pada Miho. Mereka sedang menghabiskan jam pelajaran self-study di taman sekolah.

                ”AAAAA BAEKHYUN!!!!” terdengar jeritan histeris siswi-siswi dari suatu arah, diikuti dengan Baekhyun yang tiba-tiba berlari dan mengumpat di balik semak-semak.

                Hyerin dan Miho saling berpandangan O__O ”Baekhyun?” sapa Hyerin.

                ”Ah! Krisus, kau mengagetkanku, kukira kau— kalian gadis-gadis gila itu.” Baekhyun tampak terengah-engah sehabis kabur.  Hyerin tersenyum geli melihatnya, Miho berdeham, ”kalau yang ini sih memang pengge— auch, baiklah baiklah. Aku pergi” Miho beranjak pergi.

                ”Kau mau kemana?” Hyerin jadi tidak enak dengan situasi canggung ini.

                ”Tentu saja mencari tempat yang aman, aku ada urusan, sampai jumpa!” Miho mengedipkan sebelah mata pada Hyerin.

                ”Cha Miho!” Hyerin berteriak namun tiba-tiba saja tangan Baekhyun membungkam mulutnya. ”Ssshhhht! Bisakah kau tidak bersuara? Aku tidak ingin gadis-gadis itu menemukanku,” ujar Baekhyun yang sudah mengambil tempat Miho di sebelah Hyerin. Hyerin hanya bisa mengangguk kecil, ia hampir syok karena Baekhyun berada begitu dekat dengannya. Selama ini ia selalu memperhatikannya dari kejauhan.

                ”Jadi kau…sedang dalam misi pelarian?” entah mengapa Hyerin menjadi geli sendiri.

                ”…begitulah. Aku betul-betul tidak mengerti, tidak bisakah mereka memberiku sedikit ketenangan?” gerutu Baekhyun kesal.

                ”Sabar ya, apa boleh buat kau kan orang yang populer di sekolah ini. Bukannya kau senang?”

                ”Hey semua orang pasti senang kalau banyak penggemar” Baekhyun menyeringai, membuat jantung Hyerin berdebar, ”Tapi tidak begini caranya”

                ”BAEKHYUN! Kau dimanaaaaaaa???” suara gadis-gadis penggemar Baekhyun semakin mendekat.

                ”Gawat, kita harus pergi, sekarang!” Baekhyun langsung menyeret tangan Hyerin dan membawanya lari ke atap sekolah.

                ”Haah..haah…aku mau mati” Hyerin masih berusaha mengatur nafasnya.

                ”Kurasa .. haah.. kita aman disini..haah” Baekhyun pun demikian.

                ”Maafkan aku tiba-tiba menarikmu kemari” ujar Baekhyun saat nafasnya sudah kembali normal.

                ”Tak apa-apa. Aku rasa aku akan segera kembali ke bawah, kau tinggal saja disini.” jawab Hyerin.

                ”Hyerin!”

                Langkah Hyerin terhenti, dan jantungnya kembali berdebar kencang walaupun nafasnya sudah kembali normal. Baekhyun betul-betul ingat padanya.

                ”Maukah kau menemaniku? Kumohon?” pinta Baekhyun yang terlihat kelelahan, namun ia mencoba tersenyum, Hyerin pun meleleh dibuatnya. Mereka berdua akhirnya menghabiskan jam kosong bersama-sama di atap sekolah berdua.

                Sejak hari itu mereka entah kenapa jadi sering menghabiskan waktu bersama, entah secara kebetulan atau bukan. Baekhyun merasa menghabiskan waktu bersama Hyerin betul-betul menyenangkan. Waktu selalu terasa berlalu begitu cepat.

                Baekhyun jadi mengenal seseorang yang mengajarinya begitu banyak hal setiap harinya, ada saatnya dimana mereka berselisih pendapat, ada kalanya Hyerin memarahi Baekhyun ketika ia salah dan ada kalanya Baekhyun menjadi penyelamat Hyerin.

                Bersama Hyerin, Baekhyun merasa sangat nyaman, ia bisa menjadi dirinya sendiri seperti bersama teman-temannya Chanyeol dkk.

                Ia selalu ada untuknya, ia memperlakukannya layaknya teman, Hyerin tidak segan-segan menyatakan pendapatnya walaupun Baekhyun… yaaa punya banyak fans, dan Hyerin pun salah satunya.

                Ketika mereka bersama, semuanya terasa sempurna.

                                                Byun Baekhyun telah jatuh cinta pada Lee Hyerin

TBC

**

THANKS FOR READING :D WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT :D

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE ALL ABOUT EXO: @EXO1st

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL :D JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY @valeriegegee, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: , , , , ,

2 thoughts on “EXOtic’s Fiction “Prologue” – Part 2

  1. Cynthia September 14, 2012 at 4:22 PM Reply

    Ooo jd gini critax mrk kok bs pacaran.. tp kurang lengkap cz g ada adegan nembakx ato konflik yg serius dlm hub mrk hehehehe..
    Dtgu part selanjtx..

    • Lee Hyerin September 14, 2012 at 4:27 PM Reply

      Hey makasih ud baca ^^ ini belom abis, baru part 2 keke masih ada sambunganny..tenang2~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: