[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “When You Fall Asleep”

Title : When You Fall Asleep

Author : adhyra10/@adhyrar

Genre : Romance

Rating : PG-15

Length : One Shoot

Main Cast :

–          Byun Baekhyun (EXO-K)

–          Song Eunhyo (OC)

Support Cast : Find it by yourself^^

A.N:
I do not own the cast! Semua nya milik Tuhan. Ide cerita ini pun milik-Nya yang disalurin ke aku. Jadi tolonglah menghargai pemilik ceritanya. Maaf kalau ada kesamaan tokoh, penokohan, latar, dan jalan cerita  Tentang asal muasal Baekhyun aku ngasal HAHAHA. Semoga suka^^ 

Oh ya, FF ini udah pernah di publish di blog ff ku (fanatiction) & beberapa website lainnya jadi jangan mengira yg tidak-tidak ya ^^

Dan terimakasih buat @EXOfficialINA (EXO1stWonderPlanet) yang sudah rela menampung ff ini^^~ Semoga respon nya baik dan jangan lupa buat RCL!!! Semoga gak ada siders (‘/v\’) Amin hehehe

ENJOY!^^

Warning : This STORY BELONG TO THE FREELANCE AUTHOR. EXO1st Wonderplanet have rights to post it. DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please read and give comment^^ Every words from EXOWPers is A GOLD! *bow*

**

Kesukaanku adalah melihatmu seperti ini.

Tenang.

Kau tidak seperti saat dirimu dalam keadaan sadar.

Aku mencintaimu.

Kau! Bisakah kau menyadarinya? Oh aku hanya memberikan tanda ini saat kau terlelap.

Aku tidak berani menatapmu langsung. Aku memang pengecut yang hanya bisa menatapmu dalam diam seperti ini.

 

~*~

Byun Baekhyun, seorang trainee SM Ent. yang terkenal di Korea Selatan dan juga dunia. Ia masih bersekolah di Seoul International High School kelas 11. Ia tinggal di rumah teman appa nya. Ya, eomma dan appa nya tidak menetap di Seoul. Melainkan di Busan.

“Baekkie! Kau kapan debut?” Tanya teman satu sekolah namja yang disebut Baekhyun itu.

“Belum tau. Aku baru saja lolos menjadi trainee tunggu beberapa tahun mungkin?”

“Apakah kau sudah memberi tau Eunhyo?”

Baekhyun yang sedang  mendribble bola basketnya lalu menarik nafas. Dan melempar bola nya ke arah ring. BINGO! Lemparannya tepat masuk di ring tanpa liku-liku sekalipun. Ia menatap Hyundong sahabatnya itu dengan tatapan sedih. “Belum, dia juga tidak peduli”, Baekhyun mulai men-dribble bolanya lagi.

“Wae?” Hyundong merebut bola ditangan Baekhyun dan memasukkan bola tersebut kedalam ring. Namun, gagal. Baekhyun menidurkan dirinya di lapangan terbuka sambil menatap langit-langit. Topik yang paling dia tidak suka adalah membicarakan Eunhyo.

Eunhyo. Yeoja itu sudah ia kagumi sejak lama. Sejak kepindahannya saat SMA ke Seoul. Eunhyo adalah anak dari Song Ahjussi dan Song Ahjumma, teman dari Appanya. Tepatnya anak dari pemilik rumah yang ia tinggali sekarang.

“yak! Bagaimana sih kau ini kan playboy sekolah?!” Hyundong melempar bola ke arah Baekhyun. Dengan sekali tangkapan, bola tersebut suda berada di dekapan namja itu.

“Dia itu beda dong-ah. Aku bingung dia itu sangat dingin. Walaupun kami satu atap tapi dia belum pernah menyapaku”

Baekhyun melihat jam nya. Dan langsung menepuk jidatnya. Dia melupakan jadwal latihannya di SM. Dia langsung beranjak dan pergi setelah berpamitan dengan Hyundong.

~*~

Baekhyun baru saja pulang dari latihan nya. Badannya terasa remuk akhir-akhir ini. Tentu saja karena latihan dance selama 5 jam dan istirahat yang hanya diperbolehkan selama 1 jam membuat badannya itu sakit-sakitan.

Song Ahjussi sedang berada dibawah membaca majalah otomotif yang sepertinya baru dibeli. Lalu Song Ahjumma sedang memasak makan malam. Mereka sudah mengetahui tentang masa trainee nya itu, namun entah mengapa Baekhyun masih belum mau memberi tau Eunhyo. Lagipula dia selalu teringat kenyataan bahwa Eunhyo tidak akan peduli.

Baekhyun naik ke lantai 2 dimana kamarnya dan Eunhyo terletak. Saat melewati kamar Eunhyo dia berhenti sebentar. Berharap seseorang muncul. Saat akan melangkah lagi, ia mendengar pintu kamar Eunhyo dibuka. Baekhyun langsung menoleh ke arah Eunhyo.
“Waeyo?” Eunhyo menunjukkan seringainya yang seram lagi. Baekhyun hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan yeoja itu dengan senang. Melihat wajahnya saja sudah membuat Baekhyun semangat kembali.

Baekhyun memasuki kamarnya dan memegang dada nya yang selalu berdebar akibat jantungnya tidak berdetak dengan normal jika ia bertemu dengan yeoja itu.

~*~

Suara ahjumma di bawah terdengar memanggil Baekhyun dan Eunhyo untuk makan malam dibawah. Baekhyun langsung keluar kamar dan turun, karena tidak enak membuat mereka menunggu.

Eunhyo sudah bertengger di kursi meja makan sambil memainkan hp nya. Sesekali ahjussi menegur Eunhyo yang ke asikan bermain.

Mianhamnida, ahjumma ahjussi membuat kalian menunggu lama”

“Ne, tidak apa-apa Baekkie. Kau langsunglah duduk” ahjumma memang selalu baik. Wajahnya pun selalu di hiasi senyum nya.

Eunhyo mencibir saat Baekhyun berbicara, “Aish sok manis”. Eunhyo berbicara seperti itu karena ia selalu melihat sisi Baekhyun yang berandal dan playboy disekolahnya.

Walaupun… Ya Eunhyo akui Baekhyun memang tampan dan walaupun dia berandal tapi otaknya itu memang gila pintarnya. Tapi dia tetap membenci Baekhyun yang menurutnya telah mengambil hati appa dan eomma nya semenjak dia tinggal dirumahnya.

Baekhyun makan dalam diam sambil sesekali melirik ke arah Eunhyo. Dalam diam. Selalu ia memerhatikan yeoja itu dalam diam.

Sampai akhirnya mereka yang tersisa di meja makan pun, tidak ada sepatah kata pun yang keluar. Baekhyun yang tidak merasa nyaman pun akhirnya cepat-cepat menghabiskan makanannya lalu mencuci piring dan naik ke kamarnya.

Seperti biasa dia akan menunggu dan terus menunggu sampai pukul 12 malam karena saat itu dia bisa menikmati wajah yeoja itu dari dekat.

Baekhyun berjalan pelan-pelan menuju kamar yang terletak tepat di sebelah kamarnya. Ia membuka pintu kamar yang bercat putih dengan sangat pelan sehingga tidak menimbulkan efek suara apapun. Ia melirik ke dalam dan benar saja Eunhyo sudah tertidur pulas. Baekhyun sangat tahu kebiasaan Eunhyo. Ia memakai selimut sampai lehernya. Mungkin dia memang tidak kuat dingin.

Baekhyun berjalan kesamping tempat tidur Eunhyo yang tidak tinggi. Karena ia memang memakai kasur yang diletakan di lantai. Baekhyun duduk bersila dan seperti biasa dia akan menyilangkan kedua tangannya di atas kasur dan menumpukan kepalanya diatas tangan. Ia menikmati saat nafas nya dan Eunhyo bercampur. Dekat seperti ini selalu memberikan aliran hangat dalam tubuhnya.

Entah berapa waktu lagi yang tersisa sampai dia meninggalkan rumah ini. Tidak tau apa yang akan terjadi padanya saat meninggalkan kebiasaan nya di malam 2 tahun terakhir ini. Baekhyun menyibakkan rambut Eunhyo yang menutupi setengah wajahnya lalu tersenyum miris. Setelah puas ia bangkit dari duduknya dan merapatkan selimut Eunhyo yang tadi sempat tertarik karena Eunhyo yang bergerak-gerak. Baekhyun mengecup singkat kening Eunhyo dan beranjak keluar.

“Saranghae” dan akhirnya pun pintu tertutup.

~*~

Baekhyun berjalan menyusuri koridor sekolah dengan tergesa-gesa. Ia agak kesiangan tadi karena mimpinya yang lumayan indah.

Untung saja ahjumma membangunkannya. Eunhyo sudah berangkat duluan kata ahjumma tadi. Jadi Baekhyun tidak menguntit Eunhyo dibelakang untuk sekedar memastikan Eunhyo baik-baik saja dalam perjalanan.

Di kelas sudah ramai. Beberapa orang ada yang belajar, menyalin PR, bergossip, dan lain-lain. Baekhyun menaruh tasnya di tempat duduknya. Di paling belakang tentunya. Agar ia bisa diam-diam tidur dalam pelajaran.

Seorang yeoja menghampiri Baekhyun yang sedang berkutat dengan PSP nya. Ia menarik-narik jaket yang dipakai Baekhyun. Baekhyun langsung menatap yeoja didepannya penuh tanya.

“Baekkie, kau mau menemaniku makan siang tidak nanti?” Baekhyun langsung menatap kembali game gadget nya itu.

“Dimana?”

“Di kedai jajangmyeon dekat sekolah yang katanya enak itu!” Yeoja ini salah satu yeoja yang mendekati Baekhyun. Dan memang dasar namja, dia tetap merespon yeoja manapun. Baekhyun mengangguk, meng-oke-kan ajakan yeoja sekelas Baekhyun bernama Yoori itu. “Wa!! Serius?”

“Ne ne, sekarang kau baliklahhh!” Baekhyun mengusir yeoja didepannya. Sedikit kesal karena games nya hampir fail karena yeoja didepannya tadi itu berisik.

Yeoja yang tadi diterima ajakannya oleh Baekhyun kini sedang memamerkan kepada teman-teman kelasnya. Yang ternyata juga Baekhyun biased itu.

“Baekhyun”

“Apa lagiii?!” Ujar Baekhyun galak. Saat mendongak ia terkejut menyadari siapa yang ada didepannya. Ia langsung salah tingkah. “Kau dipanggil kepsek.”

Eunhyo lalu berjalan keluar menuju kelasnya lagi, meninggalkan Baekhyun yang masih terlihat salah tingkah dengan pipinya yang bersemu merah. Ia mematikan PSP nya dan beranjak ke ruang kepsek.

Ia mengetok pintu ruang kepsek 3 kali. Dan melongokan(??) kepalanya sebagian.

“Ah Byun Baekhyun? Masuklah”

Baekhyun lalu membungkuk memberi salam. Dan duduk setelah dipersilahkan.

“Tenang, tidak ada yang menurun dari nilai mu.” Baekhyun menaikan alisnya.

“Ku dengar kau menjadi Trainee SM kan?” Baekhyun menggangguk singkat. “Dan kau yakin akan keputusanmu ini? Dan meninggalkan sekolah mu?”

“Ah masalah itu.. Aku akan homeschooling. SM menyediakan homeschooling untuk trainee nya.”

“Oh arraso. Jadi kapan kau mulai menetap di SM?”

“Mungkin sebulan lagi.”

“Baiklah. Kami akan kehilangan murid cemerlang seperti mu Baekhyun-ah”

Baekhyun terkekeh. “Ne, saya permisi dulu Pak.”

~*~

“Yak! Byun Baekhyun kau ini memang penakluk yeoja ya” hyundong tidak sengaja bertemu Baekhyun di suatu pusat perbelanjaan kota Seoul. Terlihat disebelahnya seorang yeoja sedang melihat-lihat baju yang katanya model terbaru itu.

“Annyeong haseyo~” Hyundong tersenyum ramah ketika menyapa yeoja yang Baekhyun temani berbelanja itu. Yeoja itu menoleh ke arah Hyundong dan tersenyum ramah juga. Hyundong menunjuk Baekhyun dengan telunjuknya, “Kau hati-hati lah bersama dia.”

Baekhyun menjitak Hyundong saat itu juga. “Yak! Kau kira aku ini apa?!”

“Mending kau bersama ku saja, Baekhyun terlalu banyak yeoja hingga aku tidak kebagian~”

Pletak!, jitak Baekhyun sekali lagi.

Yeoja itu terlihat kebingungan. Baekhyun langsung menarik tangan yeoja itu menjauhi Hyundong. Lama-lama di dekat Hyundong bisa merusak reputasi nya.

“Kau jangan dengarkan dia arraso?”

“Ne”

Baekhyun semakin menggenggam erat tangan yeoja itu dan mengacak rambut yeoja itu pelan. Ini sudah biasa baginya. Setiap yeoja yang jalan bersamanya akan mendapatkan perlakuan yang seperti ini. Jadi jangan berharap lebih kepada Baekhyun, karena sungguh yang ia lakukan hanya untuk menutupi sikap pengecutnya.

~*~

Sudah lebih dari seminggu belakangan ini Baekhyun tidak mengunjungi kamar Eunhyo saat malam hari. Ia selalu pulang hampir tengah malam karena jadwal trainee nya yang begitu padat. Sesampainya dirumah ia langsung tertidur karena terlalu capai.

Kadang saat Baekhyun pulang dan Eunhyo belum tertidur pun, ia mendapat sindiran dari yeoja itu.

Seperti sekarang ia baru saja sampai di rumah tepat pukul setengah 11. Ia melihat Eunhyo masih di depan TV dengan tatapan yang kosong.

“Cih, jam berapa ini? Sudah berapa yeoja yang kau ladeni setiap hari huh?” Baekhyun yang awalnya mau naik ke atas langsung berhenti berbalik menatap Eunhyo yang memang duduk membelakanginya.

“Maksudmu?”

“Setiap hari pulang hampir tengah malam dan kau tidak merasa bersalah huh kepada eomma appa ku? Kau pikir kau selalu bisa merebut hati mereka? Kalau saja mereka melihat sikapmu yang….”

Baekhyun kini sudah berdiri di depan Eunhyo menatap ke arah yeoja itu bingung.

“Apa pedulimu?”

Kata-kata itu entah mengapa meluncur dari mulut Baekhyun. Baekhyun melihat Eunhyo seperti…cemburu? Ah! Andwae itu tidak mungkin.

“Peduliku?! Satu! Kau tinggal dirumahku. Dua! Aku disuruh setiap hari menunggu mu pulang. Tiga! Gara-gara kau aku tidak bisa tenang dirumahku sendiri!” Teriak Eunhyo yang sudah berdiri tepat didepan muka Baekhyun. Orang tua Eunhyo memang sedang tidak ada di rumah malam ini. Appa Eunhyo dinas ke luar kota dan eomma nya menemani appa nya.

Sesungguhnya Baekhyun sesak mendengarnya. Apa lagi alasan yang ketiga. Namun, Baekhyun mencoba untuk tidak peduli. Semua ini demi kebaikannya sendiri.

“Kalau begitu jangan menungguku lagi. Aku ada kunci cadangan, kau silahkan tidur aku tidak keberatan”

Baekhyun melangkah naik. Meninggalkan Eunhyo yang masih terdiam ditempatnya.

~*~

“Kau pergi sekarang Baekhyun-ah?” Hyundong melihat sahabatnya itu mengepak segala kebutuhannya untuk di asrama nanti. Hari ini Baekhyun tidak ada latihan ia diberi waktu untuk bersiap-siap.

“Besok siang aku pergi” baekhyun melangkah ke dalam kamar mandinya mengambil peralatan mandinya.

“Oh. Apa aku boleh ikut mengantarmu? Hitung-hitung siapa tau aku bertemu SNSD?” Hyundong mengeluarkan aura fanboy nya didepan Baekhyun. “Ah! Aku ingin bertemu Yoona~~ nae yeobo~”

Baekhyun melempar sahabatnya itu dengan bantal yang ada di atas sofa kamarnya. Baekhyun merisleting kopernya yang sudah siap. Ia meninggalkan beberapa baju untuk malam ini dan besok ia berangkat saja.

Baekhyun merebahkan tubuhnya ke atas kasur. Tepat saat itu ia mendengar suara yeoja yang sepertinya baru pulang.

“Aku pulang~” teriak Eunhyo yang baru pulang sekolah. Baekhyun menutup kedua matanya yang terasa berat itu.

“Kau sudah memberi tau dia?” Tanya Hyundong begitu ia mendengar suara Eunhyo juga. Baekhyun menggeleng. Hyundong menoyor kepala namja bodoh di depannya itu.

“Sudah ku bilang, dia tidak akan peduli”

Hyundong menggeleng-gelengkan kepalanya heran melihat sahabatnya ini. Namja playboy sekolah tapi kok bisa se-pengecut ini?

“Kau kan tidak tau kalau belum mencoba” Hyundong mengatakan nya dengan nada bijaksana.

“Tapi kelihatannya aku sudah tau apa yang akan terjadi”

“Aish kau ini!” Hyundong mengambil jaket nya yang tergeletak di bangku meja belajar Baekhyun. “Aku pulang!”

Tidak lama setelah itu Baekhyun mendengar pintu dibuka dan ditutup. Ia menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.

Bingung.

~*~

Malam ini, malam terakhir dia berada di rumah ini. Baekhyun melangkah keluar kamar dan memasuki kamar yeoja yang selalu ia sayangi itu, Eunhyo. Eunhyo sudah terlarut dalam mimpinya. Baekhyun duduk menghadap Eunhyo seperti biasa. Ia meneliti setiap lekuk wajah Eunhyo.

Yeoja ini tidak terlalu cantik. Tapi ia sungguh manis. Pipinya chubby, bibirnya yang kecil, rambut sebahunya, badannya yang mungil yang sangat ingin ia rengkuh setiap saat.

“Eunhyo, besok aku pergi. Kau jaga baik-baik dirimu arrachi? Pakailah jaket mu terus supaya tidak kedinginan dan jadi sakit, cuaca akhir-akhir ini labil sekali.”

Baekhyun terdiam sebentar, lalu melanjutkannya setelah mengisi oksigen didalam paru-parunya,

“kau tau ini berat? Aku memang namja pabo yang hanya bisa melihatmu seperti ini. Besok mungkin kau akan senang, karena aku sudah tidak tinggal dirumah mu lagi, kau tidak usah terpaksa menungguku lagi, kau bisa menerima banyak perhatian lagi dari orang tua mu. Terimakasih atas jasamu dan keluarga mu selama ini. Doakan aku ya? sebentar lagi mimpiku akan tercapai. Aku akan berusaha menjalani hari-hari dengan baik tanpa melihat kau lagi seperti ini dan aku berharap kau juga menjalani harimu dengan baik! Aku berjanji saat aku bertemu denganmu lagi aku akan sukses– Saranghae Song Eunhyo…”

Baekhyun mengecup pelan bibir mungil Eunhyo. Salam perpisahan darinya. Ia menghapus air matanya yang sempat menetes. Baekhyun merapatkan selimut Eunhyo, seperti biasa. Lalu beranjak keluar.

~*~

“Kamsahamnida ahjumma dan ahjussi untuk segalanya. Maaf kalau saya menyusahkan ahjumma dan ahjussi.”

Song Ahjumma dan Song Ahjussi serta Eunhyo mengantar Baekhyun sampai kedepan rumah. Akhirnya Eunhyo tau. Dan betul seperti dugaan Baekhyun bahwa Eunhyo bersikap biasa saja. Justru sepertinya Eunhyo bahagia.

“Ah kami senang kau tinggal disini. Kau sudah kami anggap anak  Baekhyun-ah. Jangan lupa mengunjungi kami, arra?” Ucap Ahjumma. Baekhyun mengangguk.

“Cih aku tidak” eunhyo memutar kedua bola matanya. Dan menyender di tembok pagar.

“Yak! Eunhyo! Jagalah perkataanmu” tegur appa nya.

Baekhyun tersenyum.

“Eunhyo-ya jeongmal gomawo? Maaf kalau aku mempunyai salah denganmu”

“Ya ya ya, pergilah. Aku sudah menunggu hari ini.”

Pletak!

Pletak!

Dua jitakan mendarat di kepala Eunhyo, satu dari eomma dan satu dari appa nya. “Ya appho”

Baekhyun menegak air ludahnya dengan susah payah. Bagaimana tidak sesak kalau orang yang kau cintai berkata seperti itu di depan mu? Baiklah mungkin Eunhyo memang tidak mengharapkan kehadiran Baekhyun.

“Aku pergi–”

Hyundong yang daritadi menunggu di dalam mobil lalu menurunkan kaca mobil saat Baekhyun telah masuk ke dalam mobil. “Ahjumma ahjussi kami pamit~”

Ahjumma dan ahjussi melambai-lambai kan tangannya, Eunhyo langsung masuk ke dalam rumah seperti tidak peduli.

“Annyeong, nae sarang yeoja, Song Eunhyo” ucap Baekhyun dalam hati.

~*~

2 Years Later.

-31.03.2012-

 

“WE ARE ONE! ANNYEONG HASEYO EXO IMNIDA!”

“Annyeong haseyo, EXO-K Byun Baekhyun imnida”

Seorang namja yang bertinggi sekitar 170an itu sedang memperkenalkan diri. Begitu juga dengan 11 orang teman seperjuangan nya juga. Kini impian namja itu telah tercapai. Ia telah debut pertama kali di showcase yang di adakan pertama kali di Seoul.

Setelah beberapa kali mengeluarkan teaser di Youtube dan jejaring sosial lainnya. Akhirnya ia bersama member EXO lainnya debut juga. Namja itu tidak berhenti-berhentinya tersenyum melihat beribu-ribu fans nya yang hadir sore itu. Ia tidak menyangka respon netizen kepada EXO sangat baik.

Setelah menyelesaikan showcase nya yang pertama di Seoul. Besok ia dan membernya akan terbang ke Beijing, China. Untuk showcase keduanya. Kenapa dilakukan di China juga? Karena EXO terbagi dua bagian, yaitu EXO-K atau EXO Korean dan EXO-M atau EXO China.

Member EXO sekarang sedang berada di dorm nya yang terletak tidak jauh dari SM Tower. Mereka semua habis membereskan barangnya yang akan dibawa ke China besok.

“Hyung ada yang mencarimuuu!” Seru Sehun, maknae EXO.

“Nugu?” Baekhyun melangkahkan kakinya ke pintu. Ia melihat seseorang yang sedang membelakanginya sambil menunduk.

“Mianhe. Nuguya?”

Yeoja itu berputar 180 derajat menghadap Baekhyun.

“Annyeong haseyo~”

DEG…

“E…eun…hyo?” Tanya Baekhyun tergagap. Eunhyo tersenyum pada Baekhyun. Dan itu membuat Baekhyun menganga lebar-lebar.

Rambut Eunhyo kini sudah panjang. Wajahnya malah menjadi cantik dan bertambah manis. “Oerenmanieyo, Baekhyun-ssi!”

“Kau.. Sedang apa disini?”

“Ahh ini, eomma dan appa menitipkan ini untukmu sebagai tanda selamat karena kau sudah sukses!” Eunhyo tersenyum lagi. Aigo! Yeoja ini sudah berubah?

“Chukkae” ucap Eunhyo pelan. “Aku pulang ne? Sukses untuk showcase keduamu besok. Annyeong~”

Eunhyo berjalan menjauh meninggalkan dorm. Baekhyun tersenyum-senyum. Setelah 2 tahun ini mereka tidak bertemu. Rasanya dia mendapat semangat lebih.

~*~

Setelah menyelesaikan showcase kedua mereka di China, mereka pun pulang kembali ke Seoul. Hanya Tao, Luhan, dan Lay yang menetap di China. Mereka diberi waktu 3 hari, hingga tanggal 8 April untuk debut single pertama mereka, MAMA.

Semua member EXO mengunjungi keluarga nya masing-masing. Karena keluarga Baekhyun jauh tinggal di Busan dan tidak memungkinkan Baekhyun untuk pulang kesana. Akhirnya Baekhyun memutuskan untuk mengunjungi rumah Song ahjumma dan ahjussi.

Ia memencet bel beberapa kali. Dan akhirnya Song ahjumma pun membuka pintu rumahnya.

“Nugu?”

“Annyeong haseyo ahjumma~” Baekhyun melambai ke arah ahjumma.

“Wa!!! Baekhyun-ah?!”

“Ne ahjumma”

“Aigoooo, ayo masuk-masuk!” Baekhyun pun akhirnya masuk ke dalam rumah yang sempat ia tinggali itu. Ia tersenyum lebar ketika menyadari desain nya masih sama. Hanya saja beberapa perabotan terlihat diganti.

“Yeobooo~ Eunhyooo~ cepatlah kemari!!!” Teriak Song Ahjumma dari tangga.

“Wae eomma? Aku se..”  Eunhyo kaget melihat Baekhyun yang tengah berdiri diruang keluarga. Appa Eunhyo baru keluar juga dan menyadari kehadiran Baekhyun dan langsung menyambut namja itu dengan hangat. Eunhyo berjalan mendekat ke arah Baekhyun. Eunhyo tersenyum, dan itu membuat Baekhyun semakin percaya Eunhyo telah berubah, “Annyeong~ bertemu lagi”

“Ne” Baekhyun tersenyum.

“Aigo nak, kau menjadi tambah tampan! Ahjumma sampai pangling melihatmu tadi~” ahjumma menepuk pelan pipi Baekhyun.

“Kamsahamnida ahjumma” Baekhyun menunjukkan senyum manisnya itu.

“Malam ini menginap disini arra? Kau tidak ada jadwal kan?” Baekhyun mengangguk.

“Ne ahjumma”

~*~

Malam harinya Baekhyun tetap terjaga. Ia merindukan kebiasaannya waktu dulu. Melihat yeoja itu tertidur. Ia pelan-pelan membuka pintu kamar Eunhyo. Dan mendapati lampu kamar sudah dimatikan.

Ia berjalan menuju tempat tidur Eunhyo. Dan duduk seperti yang ia lakukan dulu.

“Aku pulang, hyo-ya~” Baekhyun mensejajarkan wajahnya dengan wajah Eunhyo. “Kau merindukanku? Ehem… Kau tau aku sangat merindukanmu.”

“Boleh kan aku menceritakan tentang 2 tahun kemarin? Awalnya aku tidak terbiasa tapi mengingat aku sudah berjanji didepanmu bahwa aku akan kembali dengan sukses, walaupun saat kau tidur sih hehehe”

Baekhyun memejamkan matanya. Ia sedang menikmati kehangatan yang menjalar ditubuhnya ini. Sampai tiba-tiba Baekhyun merasa wajahnya disentuh seseorang. Baekhyun langsung membuka matanya. Betapa terkejutnya Eunhyo sudah terjaga dan tersenyum.

“Pabo”

Baekhyun terlihat salah tingkah. Ia linglung ketika menyadari ternyata Eunhyo masih terjaga.

“Kau berjanji saat aku 100% terjaga bodoh!” Eunhyo terduduk di tempat tidurnya.

“Ne? Aku tidak mengerti…” Baekhyun berdiri dari duduknya. Dan hendak melangkah keluar. Namun Eunhyo menahan Baekhyun, dengan meraih tangannya.

“Pengecut. Mau lari kemana lagi kau?” Baekhyun membalikkan badan dan menatap Eunhyo. “Kau harus bertanggung jawab, karena sudah diam-diam memperhatikan ku tidur setiap hari!!”

Baekhyun membelalakan matanya. “Ngg– kau tau?”

“Aish! Kau itu mengganggu waktu tidur ku kalau seperti itu! Aku tidak bisa tidur malahan!”

“Lalu kenapa kau tidak marah? Atau mengusirku?”

Baekhyun mulai tersenyum.

“Shiroh”

“Waeyo?”

Baekhyun kini duduk dihadapan Eunhyo lagi. Ia menanti jawabannya.

“Karena….ngg–”

Karena kesal menunggu lama. Baekhyun yang sudah gemas dengan pipi Eunhyo yang masih chubby itu akhirnya mengecupnya singkat.

“Kau mencintaiku kan?”

Eunhyo menunduk. “NE!” Suara Eunhyo terdengar pelan namun tegas.

“Lalu kenapa kau jutek padaku?”

“Nggg– itu… Aku… Aku gugup kalau bersamamu” eunhyo semakin menunduk menyembunyikan semburat merah di pipinya. “Lalu apa alasanmu melihat ku tidur huh?”

“Aku rasa kau tak perlu jawaban karena kau sudah mendengarnya tiap hari bukan?” Eunhyo semakin menundukkan kepalanya. Ia tidak berani menatap Baekhyun.

Baekhyun lalu mendekap Eunhyo kedalam pelukannya.

“Saranghae.”

~

~

~

EPILOG

Eunhyo’s POV

4 years ago.

Hari ini appa bilang anak teman nya akan pindah kesini. Appa juga bilang dia akan satu sekolah denganku. Aku hari ini sibuk mempersiapkan makanan untuk menyambutnya dengan eomma. Entah kenapa perasaan baik menghampiriku.

Suara ketukan pintu terdengar. Appa yang membukakan pintu. Aku melongok ke arah pintu depan penasaran. Seorang namja berdiri di depan pintu. Muka nya imut dan tampan sekali. Ia memakai setelan jeans dan kemeja kotak-kotak yang didalamnya memakai kaos putih lagi dan topi kupluk yang cocok dipakaikan kepadanya.

“Eunhyooo~”

“Ne appa” aku, entah mengapa ingin memperlihatkan sikap dinginku kepadanya.

“Annyeong haeyo, Baekhyun imnida”

“Annyeong, Eunhyo imnida.”

~*~

Sudah beberapa bulan Baekhyun tinggal di rumahku tapi aku belum pernah menyapanya sekalipun. Dan akhir-akhir ini jantung ku mulai abnormal saat melihatnya.

Aku memang pengecut yang hanya bisa mengagumi nya dalam diam.

~*~

Malam ini, entah mengapa aku tidak bisa tidur. Aku sudah berusaha namun tetap saja tidak bisa.

Tiba-tiba pintu kamarku terbuka oleh seseorang. Sepertinya itu eomma atau appa mengecek aku sudah tidur apa belum.

“Ah sepertinya sudah tidur.”

DEG DEG DEG

Yang ku dengar bukan suara eomma dan bukan juga suara appa. Melainkan suara…Baekhyun. Sedang apa dia disini?

“kau selalu tidur jam segini ya? Setiap aku kesini jam-jam ini kau sudah tidur. Baiklah setiap jam ini aku akan kesini menemanimu” apa ini? Jadi dia pernah kesini juga saat aku tidur? Omo >< tau begitu aku dandan dulu sebelum tidur. Tapi untuk apa dia kesini?

Baekhyun tidak keluar-keluar sampai 30 menit. Tiba-tiba sebuah tangan mengusap puncak kepalaku. Dan sebuah hembusan nafas menggelitik telingaku.

“Saranghae”

Setelah itu aku mendengar pintu tertutup. Aku segera terduduk dan mengatur nafas ku karena detakan jantung yang melebihi batas normal!!!

Ah… Saranghae?!

~*~

Setiap hari Baekhyun selalu mengunjungiku setiap malam. Dan tentunya membuatku tidak dapat tidur.

Kini kami telah kelas 11… Baekhyun terkenal dengan julukan namja playboy sekarang. Dia juga berandal tapi otak nya sangat brilian. Banyak yeoja yang mengaguminya.

Tapi aku percaya bahwa ia hanya mencintaiku bukan?

~*~

“Ku dengar Baekhyun lolos audisi SMent, hebat ya dia.”

“Waaah sepertinya kita akan kehilangan si ganteng imut sekolah kita”

What?! Baekhyun mengikuti audisi SM Ent? Kenapa aku bisa tidak tau ya? Dan bukannya kalau trainee nanti akan masuk asrama? Aigo… Jadi dia akan pergi?

Aku melangkah keluar menuju toilet. Tiba-tiba seseorang berlari ke arah ku. “Eunhyo, bisa tolong aku tidak? Bilang ke Baekhyun dia dipanggil kepsek, kelas mu kan bersebelahan dengan kelasnya.”

Aku menerima bantuan itu. Setelah dari toilet aku menuju kelas Baekhyun. Sebelum masuk aku melihat dari kaca jendela ia sedang bermain PSP dan tiba-tiba seseorang yeoja mendekatinya. Aku terdiam sebentar, menunggu yeoja itu pergi. Rasanya kok sakit ya di bagian dadaku? Hft

Aku menghampiri Baekhyun.

“Baekhyun”

“Apa lagiii?!” Ujar Baekhyun galak. Saat mendongak sepertinya Baekhyun terkejut menyadari siapa yang ada didepannya ini. Ia langsung salah tingkah.

“Kau dipanggil kepsek.” Ujarku dingin.

Lalu aku langsung pergi saja. Aku masih terngiang-ngiang tentang Baekhyun yang menjadi Trainee SM.

~*~

Sudah seminggu lebih Baekhyun tidak pernah mengunjungi kamarku. Yang ada aku makin tidak bisa tidur. Aku menunggu Baekhyun pulang setiap hari. Walaupun aku tidak menunjukkan bahwa aku menunggu. Kali ini aku sudah kesal karena sudah minggu ke 2 dia pulang malam. Saat ia pulang aku memarahi nya tidak jelas.

Aku memakai alasan bahwa aku menunggunya karena disuruh appa dan eomma. Padahal ini inisiatif ku sendiri. Lalu dia bilang bahwa aku tidak usah menunggu nya kalau aku memang capek. Karena dia sudah memegang kunci cadangan. Dia langsung meninggalkanku setelah memintaku seperti itu.

Aku hanya terpaku ditempatku berdiri dan menangis. Benarkah Baekhyun akan meninggalkanku?

~*~

Kemarin aku tidak sengaja mendengar eomma dan appa yang sedang berbicara. Aku mendengar bahwa Baekhyun akan berangkat besok siang. Dadaku terasa sesak sehingga seharian aku disekolah tidak konsen dengan pelajaran. Baekhyun juga tidak masuk sekolah hari ini.

Saat pulang pun aku hanya bertemu dia saat makan malam. Setelah itu aku menunggunya di kamar berharap dia akan mengunjungi ku.

Setelah menunggu beberapa lama. Pintu terbuka perlahan. Aku memejamkan mataku.

Aku tau itu Baekhyun.

Dia duduk didepanku seperti biasa. Lalu tiba-tiba dia memberi salam perpisahannya didepanku. Dia berjanji saat bertemu denganku lagi akan jadi sukses. Dia juga menyuruhku untuk menjaga diri baik-baik. Aku tau suaranya bergetar saat itu.

“– Saranghae, Song Eunhyo.”

Kata itu terngiang terus menerus di telingaku. Tiba-tiba ku rasakan sentuhan hangat dibibirku. Walaupun sebentar membuat efek yang hebat.

Saat ia beranjak keluar. Aku menutup mulutku dengan kedua tanganku berusaha tidak menimbulkan suara tangisan ku.

Byun Baekhyun, nado saranghae…

 

END.

THANKS FOR READING 😀 WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT 😀

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE ALL ABOUT EXO: @EXO1st

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL 😀 JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY @adhyrar, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

 

Advertisements

Tagged: ,

3 thoughts on “[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “When You Fall Asleep”

  1. hyunra August 20, 2012 at 11:54 AM Reply

    Aku pengen banget jadi Eunhyo!! Sweet story thor, masih ada kata yg kurang pas, tp good job thor 🙂

  2. HanJeSi August 20, 2012 at 6:30 PM Reply

    Aigoo.. This ff is so daebak ^^
    I got the happy and feeling.
    And I wish.. I can have charming namja like him *lirik Luhan, Kai* lol

    Good job ^^

  3. shirin September 6, 2012 at 4:06 AM Reply

    Envy envy envy u.u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: