[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “The Reason” – Part 1

Title : The Reason – Part 1

Author(*) : Dara Choi (@__21dara)

Main Cast(*)  :

You (Jennifer Choi)

Kris Wu

Support Cast(*) :

Park Chanyeol

Kim Ara

Im Yejin

Length(*) : 933 Words

Genre(*) : Fluff, angst

Rating(*) : PG-13

A.N: No copying/plagiarizing/printing etc; boleh kalo mau share link ini (credit to @__21dara, @EXO1st_INA); review, comments, critics are welcome! Boleh langsung ke @__21dara ato komen disini 😀

Warning : This STORY BELONG TO THE FREELANCE AUTHOR. EXO1st Wonderplanet have rights to post it. DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please read and give comment^^ Every words from EXOWPers is A GOLD! *bow*

 

**

Jenny’s POV

01092012

Pagi itu, pertama kalinya aku masuk sekolah setelah pindah, aku pindah dari LA ke Seoul karena pekerjaan ayahku, aku sangat gugup karena meskipun fasih berbahasa Korea, aku belum pernah praktek dengan orang Korea asli selain ayahku. Oh iya, kini aku duduk di kelas sebelas. Ketika Kepala Sekolahku, Cho Seonsaengnim, membawaku ke kelas, kelas itu sedang pelajaran Bahasa Inggris, jadi aku aman..

Class, we got new student here, Jennifer, please introduce yourself.” Kata Cho Seonsangnim menginstruksikanku untuk berkenalan

“Uhm, Annyeonghaseyo? My name is Jennifer, I came from USA, I hope we can be friends,” Aku tersenyum pada teman-teman baruku, “Gamsahamnida.”

Thank you, Jennifer, you can sit with Ara there.” Lee Seonsaengnim menunjuk bangku kosong disebelah gadis berambut hitam dengan wajah yang sangat imut

Aku segera menuju kesana, aku bisa merasakan mata seisi kelas tertuju padaku, meskipun ayahku orang Korea, tapi aku lebih banyak mewarisi ibuku yang merupakan orang Amerika. Sejenak aku berpikir apa aku bisa survive tanpa di-bully, aku dengar di Korea pem-bully-an tidak kalah dengan di Amerika, apalagi terhadap anak baru sepertiku.

“Hi,” kata gadis disebelahku membuyarkan lamunanku, “Aku Ara,”

“Aku Jenny,” balasku

Nice to meet you!” katanya dengan aksen Korea yang kental

“Ne, nado bangawoyo.” Kataku, kita sama-sama tertawa, dia kira aku kurang fasih berbahasa Korea

**

Kris’ POV

Aku sedang mengikuti pelajaran bahasa inggris ketika Cho Seonsaengnim masuk diikuti seorang yeoja berparas bule, ah pasti anak pindahan, batinku. Chanyeol, teman sebangkuku, menyenggol lenganku, “Neomu yeppoyo~” gumamnya

“Sudahlah Chanyeol, kamu kan suka sama Ara, jangan seperti itu, kasihan Ara.” Kataku

“Tapi dia memang cantik, Kris! Lihatlah!”

Lalu gadis itu memperkenalkan dirinya dalam bahasa inggris, aku tidak ada masalah dalam bahasa inggris mengingat masa kecilku kuhabiskan di Kanada, tapi Chanyeol yang mungkin sedikit kesusahan hanya bisa mengangguk melihat paras gadis itu, memang cantik, pikirku.

“Dia masih bukan tipemu, Kris?”

“Eh? Entahlah,”

Aku memang sulit menemukan tipe yeoja yang aku cari, aku yang memang dilahirkan tampan *cough* membuat banyak yeoja ingin jadi pacarku, tapi aku tetap tidak suka mereka, terutama yang genit. Sahabatku, Park Chanyeol, yang juga berada di tim basket menyukai Kim Ara, aku juga tahu persis Ara menyukai Chanyeol tapi entah kenapa mereka tidak langsung jadian, dua-duanya masih malu-malu.

Yeoja itu terlihat gugup, entah kenapa ketika ia gugup ia terlihat sangat imut, ditambah eye-smile yang menawan itu, ah.. Sepanjang sisa pelajaran bahasa inggris aku terus-terusan menoleh ke arah tempat duduknya, siapa namanya tadi? Aku bahkan tidak bisa mengingatnya karena sibuk melamun. Aku harus mengajaknya berkenalan.

**

Jenny’s POV

Saat pergantian pelajaran, aku menuju lokerku. Aku tidak sempat kesana karena Cho Seonsaengnim memintaku untuk langsung ke kelas, aku menaruh tasku dan beberapa buku di dalam, lalu mengambil buku yang aku butuhkan untuk pelajaran berikutnya.

Hi,” kata suara dibelakangku, aku melonjak saking kagetnya, laki-laki itu tertawa.

I’m Kris.” Katanya, wah dia tampan sekali.. Apa dia mau menggodaku? Dari postur tubuhnya sepertinya dia atlit sekolah..

Lalu dia melambai, membuyarkan pikiranku, “Hey?”

Ah.. I’m Jennifer, you speak English? I also speak Korean actually..

Ne, I spent my childhood in Canada. Ah.. kau anak baru ya?”

“Uh.. Ne,” aku mengangguk, masih terhipnotis pada ketampanannya

By the way, gotta go, see you later, Jenn!” dia lalu menghilang dari pandanganku, wah benar-benar aneh, apakah laki-laki disini seperti itu? Dan kenapa dia memanggilku Jenn, hanya orang-orang yang sudah lama mengenalku akan memanggilku seperti itu..

Tiba-tiba Ara menghampiriku, “Jenny! Kau mau kemana setelah ini?”

“Kelas sejarah, Ara.”

“Bagus, aku juga kesana,” katanya sambil tersenyum dan menarik lenganku menuju kelas

Di kelas tidak ada bangku kosong yang bisa kami tempati, jadi kami harus berpisah. Aku duduk disebelah seorang perempuan. Aku memperhatikan ibu guru dengan baik, sedangkan gadis itu sibuk membenarkan rambutnya, kukunya, dan sesekali membuka handphone.

Ketika ibu guru selesai menjelaskan, dia mengajakku berbicara, “Hey, kamu anak baru ya?”

“Uh.. ne.”

“Berani sekali kau berbicara dengan Kris? Dia itu milikku, kau tahu,”

Aku berpikir sejenak, Kris? Apakah laki-laki tampan di koridor tadi?

“Hey, aku berbicara denganmu!”

“Uh.. Dia yang mengajakku berbicara..”

“Sudahlah, aku tidak mau dengar, pokoknya kalau Sampai aku lihat kamu berbicara sama dia lagi, lihat saja balasannya.” Katanya sambil memicingkan mata

“Aku juga tidak punya waktu untuk mendekati laki-laki manapun,” kataku, aku tidak sadar kata-kata itu keluar dari mulutku, yang jelas aku sangat menyesal karena detik berikutnya gadis itu menggores lengannya dengan kukunya yang indah namun tajam

“Seonsaengnim! Dia mencakarku!” teriaknya sambil berkaca-kaca

Aku kebingungan, masih berusaha mencerna kejadian itu, namun aku sudah dikirim ke ruang kepala sekolah.

“Aku tidak percaya kita bertemu dua kali hari ini, Jennifer.”

“Aku bisa menjelaskannnya, Seonsaengnim.”

“Aku kira kau anak yang baik,” katanya, mengelus pelipisnya

“Seonsaengnim, kejadiannya tidak seperti itu!”

“Jennifer, hukumanmu adalah mengepel koridor sepulang sekolah.”

Aku bernafas panjang, hari pertama di sekolah aku sudah mendapat hukuman, mau jadi apa ini? Babo, batinku

Pulang sekolah, aku mengepel koridor seperti yang diperintahkan Cho Seonsaengnim. Aku menunduk karena malu, gadis itu, yang ternyata bernama Yejin, tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya, mereka melewatiku dan dengan sengaja menendang emberku, airnya tumpah dan aku hanya bisa mengelus dada, sambil berusaha membersihkannya. Kejadian itu disaksikan seisi koridor, tiba-tiba sesosok laki-laki tinggi membawa alat pel dan membantuku. Ia tersenyum.

“Hmmpphh.. Kris, biarkan, ini bukan tugasmu.”

“Sudahlah, kau butuh bantuan, Jenn.”

“Tidak, Kris. Sudah pulanglah sana,”

Dia tidak menggubrisku, dia tetap dengan cekatan membersihkan keporak porandaan yang disebabkan Yejin dkk. Setelah kurang lebih setengah jam, akhirnya hukumanku selesai, aku mengusap dahiku yang berkeringat.

“Terima kasih, Kris.”

“Sudah kubilang kau membutuhkannya, Jenn.”

Aku tersenyum, “By the way, aku akan sangat senang kalau kamu mau melihat pertandingan basketku besok.” Katanya

“Jinjja? Jam berapa? Tentu aku akan sangat senang.”

“Pulang sekolah, baiklah. Sampai jumpa besok!” katanya seraya berlalu, benar-benar hari pertama yang melelahkan.

 

**

TBC

**

THANKS FOR READING 😀 WE OPEN BAD AND GOOD COMMENTS, BUT STILL ! KEEP RESPECT 😀

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE ALL ABOUT EXO: @EXO1st

FOLLOW OUR TWITTER SPECIAL FOR UPDATE FANFICTION : @EXO1st_INA

ALSO RECEIVE PRIVATE EMAIL 😀 JUST SENT TO : ask.exo1st@yahoo.com

Exofirstwonderplanet@yahoo.com

VISIT OUR WORDPRESS : exo1stwonderplanet.wordpress.com

ORIGINAL MADE BY @__21dara, NO PLAGIRISM.

If you interest become official author or freelance author, please see https://exo1stwonderplanet.wordpress.com/ff-freelance/

Advertisements

Tagged: , ,

4 thoughts on “[FREELANCE] EXOtic’s Fiction “The Reason” – Part 1

  1. hansoonhee03 August 20, 2012 at 2:58 PM Reply

    Gatau kenapa lihat awalnya maniiiis(?) aku selalu suka cerita tentang sekolah xD

  2. HanJeSi August 20, 2012 at 6:33 PM Reply

    Aku ngebayangin kris yang lagi modeling tiba-tiba (rewatch Happy Camp) dan juga moment China Love big concert~ lol

    Well I know he is so charming, and you make me become more crazy here :3 lol

    Its too short btw, but good job. Post the next chapter soon please xD

    • HanJeSi August 20, 2012 at 6:33 PM Reply

      Tapi FF sendiri jarang yang school life -__- lol xD

  3. esti June 30, 2013 at 12:51 AM Reply

    bagus thor.
    next!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: